News

Mahfud MD di Mata Wartawan Senior Panda Nababan: Menko Polhukam Sebelumnya Nggak Ada Kelasnya!

Oleh: Admin Kamis 06 Apr 2023, 12:55 WIB
Panda Nababan dan Mahfud MD

AYOJAKARTA.COM - Berhasil membongkar kasus-kasus besar, salah satunya dugaan pencucian uang di Kemenkeu, Menko Polhukam Mahfud MD kini menjadi sorotan publik.

Mahfud MD mendapat pujian dan dukungan dari berbagai pihak karena keberaniannya.

Terlebih, setelah Mahfud MD debat panas dengan anggota DPR Ri terkait transaksi janggal di Kemenkeu.

Baca Juga: Susno Duadji Bongkar Gaya Mahfud MD Saat Bongkar Sebuah Kasus: Ibarat Main Bola Ia Lambungkan, Tergantung...

Sejak itu, Mahfud MD seakan diagung-agungkan oleh nezetin.

Di sisi lain, ada beberapa pihak yang membongkar bagaimana sebenarnya sosok Mahfud.

Salah satunya, wartawan senior Panda Nababan.

Baca Juga: Unggah Video Tentang Pesepakbola Jujur yang Dipaksa Mundur, Warganet Usung Anies Baswedan–Mahfud MD!

Dilansir AyoJakarta.com dari akun TikTok @ikutikatahat1, Panda Nababan mengatakan bahwa Indonesia harus berterima kasih memiliki sosok Mahfud MD.

"Bangsa ini berterima kasih punya Mahfud," tegas Panda Nababan.

Panda Nababan lantas mengungkap sosok Mahfud MD di matanya.

Baca Juga: Terungkap! Mahfud MD Blak-blakan Bongkar Instansi Terbanyak Korupsi di Indonesia, DPR Ikut Disebut

"Kreatif, reaktif, kemudian punya nyali, berani, coba Menko Menko Polhukam sebelumnya kan nggak ada kelasnya seperti ini," terang Panda.

"Ini paten punya," tegas Panda lagi.

Bakan, Panda sangat bangga dengan sosok Mahfud karena memiliki gaya yang bagus sebagai Menko Polhukam. 

Baca Juga: GADUH! Pemberhentian Brigjen Endar dari KPK Jadi Polemik, Mahfud MD Beri Tanggapan: Terserah Ini Aja

Sebagaimana diketaui, Mahfud MD sendiri tela berhasil membongkar kasus-kasus besar seperti kejanggalan di kasus Ferdy Sambo, Rafael Alun Trisambodo hingga transaksi janggal di Kemenkeu yang bernilai triliunan. 

Aksi Mahfud MD yang berani membongkar kasus-kasus besar tersebut memang menuai pro kontra. 

Namun, hal itu tak membuat Mahfud berhenti dan tetap menyuarakan aspirasi masyarakat Indonesia.***

Reporter Admin
Editor Desi Kris