News

Gempa Bumi M 5,5 Guncang Wilayah Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara

Oleh: Ardiany Fitri Sholekah Selasa 28 Mar 2023, 12:49 WIB
Illustrasi. Gempa Bumi

AYOJAKARTA.COM - Gempa bumi dengan skala magnitudo 5,5 telah mengguncang wilayah Bolaang Mongondow, Provinsi Sulawesi Utara pada Selasa, 28 Maret 2023 pukul 11:19:10 WIB.

Berdasarkan informasi yang disampaikan oleh akun Twitter @Info BMKG (28/3/2023), titik episentrum lokasi gempa bumi berada pada 0.41 LS, 123.58 BT tepatnya berada di laut 98 km Barat Daya Bolaang Mongondow Selatan, dengan Kedalaman 53 Km.

Guncangan gempa ini dirasakan cukup keras di wilayah Luwuk dengan skala MMI (Modified Mercalli Intensity) IV.

Baca Juga: Gaya Hidup Mewah AKP Agnis Juwita Manurung Disorot, Netizen Beri Pembelaan: Kaya dari Lahir

Skala MMI IV dapat digambarkan seperti pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik dan dinding berbunyi.

Selain itu, guncangan tersebut juga dirasakan di dua wilayah lainnya yakni Kabupaten Gorontalo dan Kota Gorontalo.

Wilayah Kabupaten Gorontalo gempa dirasakan dengan skala MMI II-III yang dapat digambarkan seperti getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang. Selain itu getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu.

Baca Juga: Butuh Pinjaman Syariah Online? Berikut 9 Lembaga Terpercaya yang Sudah Terdaftar di OJK!

Namun hingga kini belum ada informasi lebih lanjut dari pihak BMKG terkait penyebab gempa bumi tersebut.

Wilayah Pulau Sulawesi dan sekitarnya memang sering terjadi gempa dengan kekuatan besar belakangan ini.

Salah satu gempa yang terjadi pada 10 Januari 2023 di wilayah Maluku lalu bahkan menyebabkan BMKG mengeluarkan peringatan dini tsunami karena skala magnitudo nya cukup besar yakni M 7,5.

Baca Juga: Gaduh Mahfud MD dan DPR Soal Transaksi Mencurigakan Rp349 T, Pakar Hukum TPPU: Ada Pembiaran, Kenapa Baru…

Oleh karena itu BMKG selalu menghimbau untuk tidak mempercayai berita yang tidak benar dan hanya berpatokan pada akun media sosial resmi BMKG.***

Reporter Ardiany Fitri Sholekah
Editor Jinan Vania Barizky