News

Blak-blakan Sentil Kasus Korupsi di Indonesia, Mahfud MD: Noleh ke Mana Saja Ada Korupsi Kok!

Oleh: Admin Rabu 22 Mar 2023, 14:13 WIB
Menko Polhukam Mahfud MD

AYOJAKARTA.COM - Menko Polhukam Mahfud MD belakangan turun tangan soal dugaan transaksi ganjal di Kementerian Keuangan.

Kini, Mahfud MD kembali menjadi sorotan usai menyentil soal kasus korupsi yang kerap terjadi di Indonesia.

Sebagaimana diketahui, banyak para pejabat bahkan, jajaran kementerian yang terjerat kasus korupsi.

Baca Juga: NGERI! Mahfud MD Blak-blakan Ungkap Korupsi di Indonesia itu Gila Karena Noleh Kemanapun Pasti Ada

Oleh sebab itu, Mahfud MD pun memiliki pandangan tentang kasus korupsi yang terjadi di Indonesia.

Dilansir AyoJakarta.com dari kanal YouTube Kompas TV pada Rabu (23/3/2023) Mahfud MD menganggap korupsi di Tanah Air ini sangat gila.

Menurut Mahfud MD, kasus korupsi di Indonesia ini terjadi di beberapa sektor.

Baca Juga: Mahfud MD Sebut Tiap Orang di Indonesia Bisa Dapat Rp 20 Juta, Kok Bisa? Begini Penjelasan Lengkapnya!

"Bayangkan berapa besar korupsi dunia pertambangan ini. Nah itu pertambangan, belum kehutanan, belum perikanan, belum pertanian, apa lagi? Gilanya korupsi di negara kita ini," ujar Mahfud MD.

Bahkan, menurutnya saat ini jika kita menolah ke mana saja, pasti ada saja kasus korupsi yang terjadi.

"Noleh ke hutan, ada korupsi di hutan, noleh ke udara, ke pesawat udara, ada korupsi di Garuda (Indonesia), asuransi ada, koperasi korupsi, semuanya korupsi. Nah, ini sebenarnya mengapa dulu kita melakukan reformasi?" katanya.

Baca Juga: Mahfud MD Sebut Transaksi Janggal di Kemenkeu Bukan Korupsi tapi TPPU, Eks Penyidik KPK Ungkap Fakta Ini

Ia lantas mencotohkan kasus koruspi yang pernah terjadi di bidang pertambangan.

Saat itu, Mahfud mendapat informasi tersebut dari Ketua PPATK Abraham Samad.

Ia menceritakan bahwa Abraham Samad saat itu mengatakan seandainya saja di dunia pertambangan ini, celah-celah korupsi bisa dihapus.

Baca Juga: Bola Panas Kicauan Mahfud MD soal Transaksi Rp349 T di Kemenkeu, Eks Penyidik KPK: Mudah, Tinggal Telusuri

"Maka setiap kepala orang (warga) Indonesia itu setiap bulan akan mendapat uang Rp 20 juta, tanpa kerja apa pun, termasuk anak kecil," ungkapnya.

Mahfud juga menceritakan soal cerita Arifin Tasfir yang mengatakan bahwa ada ratusan kapal batu bara yang akan melakukan ekspor tapi dicegah oleh mafia.

Namun, pria asal Pamekasan Madura itu tidak menyebutkan jelas siapa sosok mafia yang dimaksud.

Dari informasi yang didapat, saat itu ada 126 kapal yang ditahan dan dimintai uang untuk berangkat ke Hong Kong.***

Reporter Admin
Editor Dessy Rahmawati