AYOJAKARTA.COM - Jenderal Bintang satu Polri ini berbeda dengan yang lain, ia lebih memilih hidup di rumah yang cukup sederhana.
Belakangan memang tengah viral pejabat tinggi yang memiliki gaya hidup mewah. Tapi ternyata masih ada petinggi Polri berpangkat bintang satu yang hidup sederhana.
Ya, namanya adalah Brigjen Pol Yehu Wangsajaya, seorang petinggi Polri bintang satu yang memilih hidup sederhana.
Baca Juga: CEK FAKTA: Mario Dandy dan AG Dituntut Jaksa dengan Vonis Mati Atas Kasus Penganiayaan David
Brigjen Yehu Wangsajaya kini menjabat sebagai Analisis Kebijakan Utama Manajemen Operasional Itwasum Polri.
Dilansir dari unggahan akun Instagram @insta_julid pada Rabu, 22 Maret 2023 membagikan bagaimana kesederhanaan Brigjen Yehu.
Rumah Brigjen Yehu memang nampak kecil dengan dua lantai namun tanpa ada halaman, ia juga mengungkapkan bahwa depan rumahnya itu sering menjadi langganan banjir.
Rumah tersebut dibeli ketika pangkatnya masih berpangkat AKBP di Minahasa.
Alasannya tidak memilih rumah mewah karena memang anak dan istrinya pun lebih suka rumah kecil, dan tanpa ART.
Meski berpangkat Jenderal, ia mengaku tidak malu jika harus membantu membersihkan rumah seperi mengepel dan menyapu.
Berhubung rumah tersebut sudah cukup lama, Brigjen Yehu juga kerap membetulkan bagian rumah yang bocor.
“Ini rumah udah tua kayaknya karena kalau lihat-lihat ke dalem juga udah banyak yang rusak, kemarin bocor saya benerin jadi berantakan juga di dalem,” kata Brigjen.
Ketika berangkat kerja pun, ia lebih senang menaiki transportasi umum seperti busway dan MRT.
Menurutnya dengan menggunakan trasportasi umum selain karena ekonomis, juga untuk mendukung usaha pemerintah yang telah membuatkan transportasi untuk masyarakat.
“Pertama kan go green, yang kedua ekonomis, hemat, yang ketiga kita bisa merasakan kebersamaan itu sama masyarakat,
"Kita harus bangga loh apa yang dibuat oleh pemerintah kan mahal jadi kita harus dukung kalau nggak yang numpang, penumpangnya siapa, sepi dia berhenti semua,” ujarnya.
Tak lupa ia juga memberi pesan kepada seluruh anggota Polri untuk tetap hidup sederhana dan mengedepankan aturan.
“Bahwa anggota Polri itu harus hidup sederhana, ada aturannya banyak bukan satu dua,” kata Brigjen Yehu.
“Setelah keluar dari anggota Polri silahkan, kita kasihan organisasinya kalau kita melawan semua aturan itu,” tambahnya.
Menurutnya jika ingin hidup mewah, hal tersebut tidak cocok dengan gaji yang ia terima.
Untuk itu ia juga kembali berpesan untuk menurunkan keinginan kita dan sesuaikan gaya hidup dengan pendapatan kita.***