AYOJAKARTA.COM -- Dalam acara Harlah NU Rabu Malam 5 Februari 2025, Presiden Prabowo Subianto memberikan ultimatum kepada jajarannya yang tidak bekerja dengan baik.
Ia menekankan bahwa siapapun yang melanggar aturan pemerintahan yang bersih akan ditindak.
“Peringatan berkali-kali, sekarang siapa yang bandel siapa yang ndablek yang tidak mau ikut dengan tuntutan rakyat dan pemerintah yang bersih, saya akan tindak,”ujarnya pada pidatonya di Harlah NU yang dikutip dari Youtube Metro TV pada Kamis 6 Februari 2025.
Baca Juga: 5 Keponakan Prabowo yang Jadi Sorotan dan Punya Karir Gemilang, Hampir Semuanya Bergabung di Politik
Dalam berbagai kesempatan juga, Prabowo mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersatu memerangi korupsi, manipulasi, dan ketidakadilan.
Prabowo menegaskan komitmennya untuk membangun pemerintahan yang bersih dan pro-rakyat.
Dia juga menyatakan bahwa tidak ada toleransi bagi tindakan indisipliner dan ketidakpatuhan terhadap aturan.
Prabowo tidak akan ragu menindak mereka yang terbukti melakukan penyelewengan dalam menjalankan tugas pemerintahan.
Siapapun yang "bandel" atau "ndablek" (tidak mau ikut aturan) akan menghadapi konsekuensi hukum.
Pemerintah saat ini berkomitmen untuk bekerja keras melayani rakyat Indonesia dan mewujudkan pemerintahan yang bersih.
Tuntutan rakyat akan pemerintahan yang bersih menjadi prioritas utama baginya selaku Presiden.
Setiap kebijakan perpajakan harus mengutamakan kepentingan rakyat secara keseluruhan.
Pemerintah senantiasa berhati-hati dan cermat, serta memperhatikan partisipasi publik dalam memformulasikan kebijakan.
Prabowo memastikan bahwa pelayanan kepada masyarakat dilakukan dengan baik dan sesuai dengan peraturan yang berlaku.***