News

Rekonstruksi Penganiayaan David Ozora Digelar Hari Ini, 23 Adegan Akan Diperagakan Mario Dandy

Oleh: Linda Wati Jumat 10 Mar 2023, 13:50 WIB
Polisi ungkap ada 23 adegan dalam rekontruksi kasus penganiyaan yang dilakukan Mario Dandy

AYOJAKARTA.COM - Rekonstruksi adegan penganiayaan David oleh Mario Dandy akan digelar hari ini, Jumat 10 Maret 2023.

Rekonstruksi adegan penganiayaan David oleh Mario Dandy rencananya akan digelar pada pukul 13:30 WIB di Pesanggrahan atau di TKP.

Sebetulnya rekonstruksi adegan penganiayaan David oleh Mario Dandy akan digelar pada Kamis (9/3/2023).

Namun rekonstruksi adegan penganiayaan David gagal dilaksanakan pada Kamis (9/3/2023) kemarin karena ada kendala teknis.

Baca Juga: UPDATE! Kondisi David Korban Penganiayaan Makin Membaik, Ayahnya Putarkan Lagu Ini Untuk Tenangkan Emosi

Dikutip AyoJakarta.com dari YouTube METRO TV pada Jumat (10/3/2023), rekonstruksi hari ini akan dihadiri oleh saksi-saksi terkait.

Termasuk putra dari Rafael Alun Trisambodo yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka serta temannya Shane Lukas dan AG yang telah berstatus pelaku.

AG diketahui ditahan selama tujuh hari ke depan setelah menjalani pemeriksaan selama kurang lebih enam jam.

Menurut laporan METRO TV, sedikitnya akan ada 23 adegan yang akan diperagakan oleh Mario Dandy dalam rekonstruksi tersebut.

Baca Juga: Semakin Jelas! Pakar Tanggapi Soal Penahanan AG, Sebut Memiliki Peran Krusial dalam Kasus Penganiayaan David

Keluarga korban diketahui tidak dapat hadir ke rekonstruksi karena masih harus menjaga David Ozora di rumah sakit.

Untuk itu, pihak korban akan diwakili oleh kuasa hukumnya.

Seperti diketahui, setelah kasus ini menjadi perhatian masyarakat luas, ayah dari Mario Dandy juga kena imbasnya.

Baca Juga: Kuasa Hukum Klaim AG di Jebak Mario Dandy Dalam Kasus Penganiayaan David, Berikut Penjelasannya !

Harta kekayaan Rafael Alun Trisambodo turut dicurigai hingga dirinya dipanggil oleh KPK.

Kekayaannya yang dinilai tak wajar dianggap tidak sesuai dengan profilnya sebagai pegawai DJP.

Hingga kini status dari Rafael Alun Trisambodo telah naik menjadi ke proses penyelidikan karena tercium adanya transaksi yang mencurigakan.***

Reporter Linda Wati
Editor Fathul Amanah