News

Terkuak Alasan Mahfud MD Ikut Bersuara dalam Kasus Yosua: Kalau Saya Nggak Begitu, Mungkin Eliezer Tak Berani

Oleh: Nisrina Harum Lestari Selasa 21 Feb 2023, 19:13 WIB
Mahfud MD di acara Kick Andy

AYOJAKARTA.COM - Menko Polhukam Mahfud MD memberikan pengakuan yang mengejutkan terkait kasus pembunuhan Brigadir J.

Sejak awal, Mahfud MD memang menjadi sosok yang banyak disorot oleh masyarakat terkait dengan kasus tersebut.

Mahfud MD memang turut memberikan komentar sejak kasus pembunuhan yang didalangi oleh Ferdy Sambo berjalan.

Dikutip AyoJakarta.com dari YouTube Metro TV pada Selasa (21/2/2023), Mahfud MD memberikan penjelasan terkait alasannya ikut bersuara dalam kasus Ferdy Sambo Cs.

Baca Juga: Usai Divonis, Richard Eliezer Langsung Naik Pangkat dan Dapat Penghargaan Ini Dari Kapolri, Benarkah? 

Mahfud MD berpendapat bahwa ia harus bersuara karena pada saat itu kasus pembunuhan Brigadir J masih gelap.

Ia pun menyebut bahwa hanya dua orang yang meneriakkan kasus tersebut, yakni Sugeng Teguh Santoso dan Kamaruddin Simanjuntak.

“Saya ikuti dari Mekkah, ini apa sih kok ada kaya gini, sementara wartawan seperti biasa masuk WA-nya ke saya tanya ini tanya itu,” katanya.

“Terus saya dalami melalui staf saya oh iya ada dan saya ngomong dari Mekkah, ini penanganannya nggak benar, ini nggak wajar, ini bukan tembak menembak, ini kemungkinan pembunuhan,” sambungnya.

Baca Juga: Menyentuh! Ronny Talapessy Ungkap Deretan Hal Mengharukan di Balik Kemenangan Vonis Ringan Richard Eliezer

Mahfud MD menjelaskan apabila ia tidak ikut bicara soal kasus tersebut, mungkin saja Richard Eliezer tidak akan berani membongkar kasus pembunuhan Brigadir J.

Ia menyampaikan bahwa Richard Eliezer telah mengakui adanya pembunuhan hingga mendatangi LPSK untuk meminta perlindungan.

“Kalau saya nggak begitu, mungkin Eliezer nggak akan berani, tanggal 13 dia masih datang ke LPSK, saya telah membunuh saya minta perlindungan hukum, sampai sebulan kemudian datang ke Komnas HAM dia ngaku, itu tanggal 7,” jelasnya.

Baca Juga: IPW Sebut Vonis Ringan Bharada E Akibat Tekanan Publik, Ronny Talapessy Beri Bantahan: Hakim Lakukan Terobosan

Mahfud MD bahkan menuturkan bahwa kasus tersebut bisa saja ditutup apabila tidak terbongkar dan terdengar oleh publik.

Menurutnya apa yang ia lakukan tersebut adalah pilihan dan tidak melanggar hukum.

“Kalau saya tidak berteriak bahwa itu tidak wajar, Eliezer tidak akan mengaku dan kasusnya ditutup, karena apa Eliezer sudah mengaku ya sudah ini kasusnya sudah terbunuh, karena dia ditembak maka kasus ini harus ditutup demi hukum, nggak akan terbongkar kasus seperti ini,” tuturnya.

“Oleh sebab itu, saya mancing-mancing ini. Nggak apa-apa orang tidak setuju, ini tidak melanggar hukum, bagi saya pilihan untuk bersikap,” tutupnya.***

Reporter Nisrina Harum Lestari
Editor Fathul Amanah