AYOJAKARTA.COM - Kamaruddin Simanjuntak membeberkan motif pembunuhan terhadap Brigadir J yang telah ditetapkan oleh majelis hakim di Pegadilan Negeri Jakarta Selatan.
Pada Senin (12/2/2022), Hakim Ketua Wahyu Iman Santoso secara resmi telah menjatuhi Ferdy Sambo vonis dengan hukuman pidana mati.
Sementara itu, Putri Candrawathi divonis dengan hukuman 20 tahun penjara karena keterlibatannya.
Sehubungan dengan hal tersebut, ‘sakit hati’ ternyata dijadikan sebagai alasan dan motif utama pembunuhan terhadap Brigadir J terjadi.
Hal ini juga dipaparkan oleh Kamaruddin Simanjuntak, selaku pengacara dari keluarga almarhum Brigadir J.
Dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube METRO TV, Kamaruddin Simanjuntak secara tegas mengatakan bahwa memang ada rasa sakit hati yang mendasari pembunuhan terhadap Brigadir J.
Ia pun menjelaskan maksud sakit hati yang disebutkan itu yang ternyata timbul dari diri setiap terdakwa kasus pembunuhan Brigadir J.
Mulai dari para ajudan yang sakit hati karena Brigadir J menjadi sosok yang paling dapat diandalkan, menimbulkan iri dengki diantara mereka semua.
“Betul, di sana ada beberapa sakit hati. Pertama sakit hari daripada para ajudan yang cemburu kepada almarhum Joshua karena Joshua terampil dan sering dipercaya melakukan banyak hal,” terang Kamaruddin.
“Makanya para ajudan itu sakit hati atau iri lebih tepatnya,” tambahnya.
Lalu, ada juga sakit hati dari mantan Kadiv Propam Polri, Ferdy Sambo yang tidak terima karena Yosua diduga telah melaporkan keberadaan ‘si cantik’ kepada Putri Candrawathi.
“Kemudian Ferdy Sambo juga ada latar belakang sakit hati kepada almarhum, karena Ferdy Sambo ini konon dia curiga kepada almarhum bahwa adanya si cantik itu diduga Ferdy Sambo, Joshua memberi tahu kepada PC,” jelas Kamaruddin Simanjuntak.
Sementara untuk Putri Candrawathi, Kamaruddin mengatakan bahwa istri Ferdy Sambo tersebut sebenarnya memiliki ketertarikan seksual kepada Brigadir J.
Namun, Brigadir J menolaknya dan kemudian bekerja sama lah Putri Candrawathi dengan Kuat Maruf.
“Adapun PC dia sakit hati karena dia birahi kepada Joshua tetapi Joshua tidak mau melayani, maka dia merasa dilecehkan dan dia bersekongkol dengan Kuat Maruf,” ucapnya.***