AYOJAKARTA.COM - Rekrutmen CPNS merupakan salah satu hal yang paling ditunggu para pencari kerja.
Gaji yang tetap dan sejumlah tunjangan pun membuat banyak orang tertarik untuk bekerja sebagai seorang Pegawai Negeri Sipil.
Namun dalam setiap proses rekrutmen pasti akan ada informasi yang simpang siur dan cenderung menyesatkan.
Baca Juga: Ferdy Sambo Disebut Memegang Rahasia Besar, Ketua IPW: Ada Kaitannya dengan Perwira Tinggi
Beberapa penipuan pun sempat diberitakan dalam proses rekrutmen CPNS berkedok memberikan kemudahan dalam hal penerimaan.
Namun kali ini informasi yang valid dikutip AyoJakarta.com dari laman resmi menpan.go.id (2/2/2023), Kementerian PANRB terkait pengumuman tentang CASN (Calon Aparatur Sipil Negara) tahun 2023.
Dalam laman tersebut diterangkan bahwa hingga saat ini pihak Kementerian tengah mempersiapkan rangkaian seleksi CASN tahun anggaran 2022 rampung, mengingat proses ini masih berlangsung.
Baca Juga: Gerakan Bawah Tanah Berhasil? Hard Gumay Bocorkan Ramalan Soal Vonis Ferdy Sambo, Begini Katanya
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas, mengatakan bahwa pada tahun ini proses rekrutmen CASN meliputi seleksi CPNS secara selektif dan PPPK.
“Seleksi tahun ini juga akan dibuka untuk umum, tidak hanya dari jalur sekolah kedinasan,” ucap Anas.
Lebih lanjut Anas mengatakan bahwa terkait formasi untuk saat ini pemerintah masih fokus dalam bidang tenaga kesehatan dan tenaga pendidikan.
Namun selain itu Anas mengatakan bahwa pihaknya juga memberikan prioritas kepada CASN yang memiliki talenta digital.
Baca Juga: Hasil Gerakan Bawah Tanah Ferdy Sambo, Irma Hutabarat : Tidak Main-main! Disparitas Menyakitkan
“Namun, pemerintah juga memberi prioritas kepada talenta digital sebagai bentuk transformasi digitalisasi yang kini sedang dijalankan dalam kerangka arsitektur Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Formasi juga akan dibuka hakim, jaksa, dosen, serta tenaga teknis tertentu lainnya,”ucap Anas.
Selain itu Anas menjelaskan bahwa untuk saat ini pihaknya masih dalam tahapan proses persiapan pengusulan formasi dari sejumlah instansi pemerintah.
Nantinya setelah tahapan pengusulan formasi dari masing- masing instansi selesai dilakukan maka akan memasuki tahapan penetapan kebutuhan.
Nantinya formasi ditetapkan dengan memperhatikan pendapat Menteri Keuangan dan pertimbangan teknis BKN.
Baca Juga: Geram! Mahasiswa UI yang Sudah Tewas Tertabrak Dijadikan Tersangka, Ketua IPW : Double Victim
Di akhir penjelasannya Anas mengatakan bahwa ada empat arah kebijakan pengadaan ASN tahun 2023.
Arah kebijakan yang pertama adalah fokus pelayanan dasar, selanjutnya yang kedua adalah kebijakan memberi kesempatan rekrutmen talenta digital.
Kemudian yang ketiga, merekrut CASN secara selektif, selanjutnya yang keempat, mengurangi rekrutmen jabatan yang akan terdampak oleh transformasi digital.
Arah kebijakan yang terakhir tersebut didasarkan pada analisis yang saat ini sedang dilakukan pemerintah terkait jabatan mana saja yang bisa terdampak oleh perkembangan digital.
“Karena dunia digital berubah cepat, pemerintah juga harus cepat adaptasi,” pungkas Menteri Anas.***