AYOJAKARTA.COM--Hard Gumay salah satu pria indigo yang sering menjadi perhatian warganet.
Ramalan Hard Gumay sendiri juga disebut jarang meleset karena secara kebetulan apa yang ia gambarkan benar terjadi.
Kali ini, Hard Gumay sempat diminta oleh Denny Sumargo untuk meramal bagaimana hukuman akhir atau vonis dari Ferdy Sambo Cs.
Seperti diketahui kasus Ferdy Sambo memang menyita banyak perhatian publik, sehingga banyak pihak yang penasaran akan ujung dari perkaranya tersebut.
Bahkan belakangan terdengar adanya isu gerakan bawah tanah yang disebut ingin mengintervensi vonis atau hukuman Ferdy Sambo.
Ketua IPW, Sugeng Teguh Santoso menyebut bahwa gerakan dari bawah tanah itu berhasil.
Dilihat dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) kepada Ferdy Sambo yang mendapat tuntutan seumur hidup namun tidak ada hal yang meringankan.
“kemudian IPW melihat indikasi tuntutan tersebut, oleh karena itu IPW berpendapat, ketika Jaksa menuntut Ferdy Sambo dengan tuntutan seumur hidup,” kata Ketua IPW yang dikutip dari kanal YouTube Uya Kuya TV.
“dengan tidak ada hal-hal yang meringankan serta PC, Ma’ruf dan Ricky Rizal delapan tahun, maka IPW berpendapat gerakan bawah tanah itu berhasil,“ pungkasnya.
Namun bagaimana ramalan vonis eks Kadiv Propam Polri Cs?
Dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube Denny Sumargo pada Selasa, 2 Februari 2023 berikut ulasannya.
Baca Juga: Ramalan Hard Gumay 2023: Ada Artis Berinisial Ini Terlibat Prostitusi hingga LGBT, Siapa?
Denny Sumargo selaku pembawa acara dalam podcastnya bertanya perihal hukuman apa yang akan diterima oleh Ferdy Sambo Cs.
Dengan tersenyum tipis, pria indigo ini mengatakan bahwa dirinya dilarang untuk meramal sesuatu yang berhubungan dengan Ferdy Sambo.
Sebab seperti diketahui Gumay saat ini telah ikut menjadi anggota TNI cadangan.
“kalau dari kesatuan korp gue si melarang untuk sehubungan dengan (FS),” ujarnya.
“jadi image kalau bisa kan nggak usah bahas yang sehubungan dengan sekarang, gue sendiri kan punya profesi itu dihindari gitu, dan sudah diinstruksi bahwa sehubungan FS jangan,” pungkasnya.
Sebagai pembawa acara, Denny Sumargo tentu tidak akan memaksa narasumbernya untuk tidak mengatakan apa yang ia katakan.
Apa lagi menyangkut kasus besar seperti pembunuhan Brigadir Yosua.
“takutnya digoreng dari institusinya nanti jadi tambah kurang bagus, lebih arahnya kesitu biarlah hukumnya menyelesaikan itu tanpa tambahan-tambahan dari intervensi dari luar,” ujar Denny.***

Share this article
pria indigo ini mengatakan bahwa dirinya dilarang untuk meramal sesuatu yang berhubungan dengan Ferdy Sambo.