News

Mengutip Ayat Alquran, Kuat Maruf di Sidang Pledoi: Demi Allah Saya Bukan Orang Sadis yang Ikut Membunuh Orang

Oleh: Admin Selasa 24 Jan 2023, 11:12 WIB
Mengutip Ayat Alquran, Kuat Maruf di Sidang Pledoi: Demi Allah Saya Bukan Orang Sadis yang Ikut Membunuh Orang

AYOJAKARTA.COM - Terdakwa pembunuhan Brigadir J, yakni Kuat Maruf menjalani sidang nota pembelaan atau pledoi hari ini Selasa (24/1/2023).

Sebelumnya, dalam sidang tuntutan yang digelar pada Senin (16/1/2023) lalu, Kuat Maruf dituntut oleh Jaksa hukuman delapan tahun penjara.

Kini, tiba saatnya par terdakwa termasuk Kuat Maruf menjalani sidang pledoi.

Baca Juga: Agenda Hari Ini! Ferdy Sambo, Ricky Rizal dan Kuat Maruf Jalani Sidang Pledoi di PN Jaksel

Dilansir AyoJakarta.com dari kanal YouTube Kompas TV, Kuat Maruf membacakan pembelaanya atas tuntutan Jaksa pada sidang sidang hari ini.

Awalnya Kuat Maruf mengatakan bahwa dirinya bingung dengan apa yang sudah dituduhkan kepada dirinya.

"Jujur saya bingung harus mulai dari mana? Karena saya tidak paham dan tidak mengerti atas dakwaan Jaksa Penuntut Umum kepada saya yang dituduh ikut dalam perencanaan pembunuhan terhadap almarhum Yosua," lanjut Kuat Maruf.

Baca Juga: Terungkap di Pledoi, Yosua Pernah Bayarin Bayaran Sekolah Anak Kuat Maruf Saat Nganggur

Lebih lanjut, dengan tegas Kuat Maruf mengaku benar-benar tidak tahu apa yang akan terjadi kepada Brigadir J pada tanggal 8 Juli 2022 lalu.

"Tetapi, dimulai dari proses penyidikan, saya seakan-akan dianggap dan bahkan dituduh mengetahui perencanan pembunuhan terhadap almarhum Yosua," tandasnya.

Kuat Maruf juga membantah bahwa dirinya telah menyiapkan pisau sewaktu di Magelang dan membawa senjata tajam itu ke rumah dinas Ferdy Sambo di Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Baca Juga: Pledoi Kuat Maruf: Di Media Sosial Saya Dituduh Selingkuh dengan Putri Candrawathi, Kasihan Anak Istri Saya

Ia juga mengatakan bahwa dalam persidangan juga sangat jelas terbukti dirinya tidak pernah membawa tas atau pisau.

Hal itu didukung dengan keterangan dari para saksi dan hasil video rekaman yang ditampilkan.

Kuat Maruf juga mengatakan bahwa dirinya juga dituding telah bekerja sama dengan Ferdy Sambo.

Baca Juga: Pledoi Kuat Maruf: Yang Mulia, Jujur Saya Bingung Harus Mulai Dari Mana, Saya Gak Paham Dakwaan Jaksa

"Namun hasil persidangan, saya tidak ada satu pun saksi maupun video rekaman atau bukti lainnya yang menyatakan kalau saya bertemu dengan bapak Ferdy Sambo di Saguling," terangnya.

Kuat Maruf juga mengakui kebaikan Brigadir J yang sempat membantunya untuk membayarkan anaknya sekolah saat ia tidak bekerja selama dua tahun di Ferdy Sambo. 

Diakhir pledoi yang dibacakan, Kuat Maruf mengutip ayat Alquran surat Ar Rahman ayat 9 yang berbunyi "dan tegakkan lah timbangan itu dengan adil dan janganlah kamu mengurangi neraca itu."

Baca Juga: Hari Ini Nota Pembelaan Ferdy Sambo, Ricky Rizal, dan Kuat Maruf Dibacakan, Ini Strategi Penasihat Hukumnya

"Demi Allah Saya bukan orang sadis, tega dan tidak punya hati untuk ikut membunuh orang apalagi orang yang saya kenal baik dan pernah menolong saya," ujar Kuat Maruf.

"Semoga majelis hakim yang terhormat dapat berlaku seadil-adilnya, karena yang saya pahami, majelis hakim yang mulia adalah wakil Tuhan di dunia ini dalam memutuskan perkara akan memperngaruhi hidup seseorang," tutupnya.***

Reporter Admin
Editor Dessy Rahmawati