AYOJAKARTA.COM - Ferdy Sambo terdakwa pembunuhan Brigadir Yosua masih terus menjadi sorotan publik.
Dalam pembunuhan Brigadir Yosua, Ferdy Sambo disebut membuat skenario untuk menutupi kejahatannya.
Sekiranya ada dua skenario Ferdy Sambo yang sering dibicarakan, yakni skenario soal tembak-menembak dan pelecehan seksual.
Dikutip ayojakarta.com dari YouTube Kompastv pada Minggu 8 Januari 2023, Ferdy Sambo mengaku percaya diri atas skenario tembak-menembak yang dibuatnya.
Pada sidang lanjutan perintangan penyidikan yang digelar pada 5 Januari 2023, mantan Kadiv Propam ini dihadirkan sebagai saksi.
Hakim sempat menyinggung soal kepercayaan diri suami Putri Candrawathi ini dalam skenario tembak-menembak.
Ia mengaku percaya diri menembakkan senjata Brigadir Yosua ke dinding agar dapat menyelamatkan Richard Eliezer.
Skenario tembak-menembak tersebut diharapkan Ferdy Sambo dapat melindungi Richard Eliezer.
“Percaya diri dalam hal membuat skenario itu, karena saya pikir bahwa dengan sudah menembakkan senjata Yosua ke dinding kemudian untuk menyelamatkan Richard ada tembak-menembak ini berarti perlawanan,” kata Ferdy Sambo.
“Ada di perkap 1 2009 tentang penggunaan kekuatan ini bisa masuk jadi itu mungkin pikiran singkat saya waktu itu. Bagaimana kemudian penembakan ini bisa membantu ataupun bisa melepaskan Richard itu yang saya sesali terus Yang Mulia,” tambahnya.
Sementara itu pada 7 September 2022, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan bahwa Bharada E mau mengubah keterangannya.
“Richard kemudian merubah keterangannya. Saat itu Richard saya panggil lagi di hadapan timsus yah dia menjelaskan bahwa dia mau merubah keterangannya,” ujar Kapolri.
Di depan Jenderal Listyo Sigit, Bharada E mengaku bahwa ia dijanjikan oleh mantan Kadiv Propam itu akan dilindungi.
“Pada saat itu yang bersangkutan dijanjikan oleh saudara FS bahwa kalau Richard mau membantu menjelaskan perannya sesuai dengan skenario awal yang tembak-menembak itu dia akan dilindungi oleh FS,” ujarnya.
Baca Juga: Ferdy Sambo vs Richard Eliezer Soal Kronologi Penembakan Yosua: Kalian Percaya Siapa?
Namun pada faktanya, Richard Eliezer malah dijadikan tersangka.
Selain itu, menurut keterangan Kapolri Listyo Sigit, Bharada E juga meminta agar dirinya tidak dipecat dari kepolisian.
“Pak saya tidak mau dipecat. Saya akan bicara jujur kan begitu. Jadi ini memang melalui proses yang cukup panjang,” ujarnya.***