News

Mengenal Sesar Cimandiri: Sesar Aktif dengan Panjang Zona Hingga 100 KM di Jawa Barat, Terdiri dari 6 Segmen!

Oleh: Rifqi Nur Fauzi Selasa 03 Jan 2023, 16:02 WIB
Mengenal Sesar Cimandiri: Sesar Aktif dengan Panjang Zona Hingga 100 KM di Jawa Barat, Terdiri dari 6 Segmen!

AYOJAKARTA.COM - Gempa bumi yang terjadi akhir-akhir ini membuat banyak orang bertanya-tanya dan penasaran, apa yang menjadi penyebab bencana alam tersebut?

Seperti yang telah diketahui, ada dua jenis gempa tektonik yang bisa terjadi di Indonesia, yaitu gempa akibat sesar aktif dan juga gempa akibat pergeseran lempeng bumi.

Sementara yang terjadi akhir-akhir ini, diketahui sebagai gempa yang terjadi akibat aktivitas sesar yang ada di Indonesia.

Baca Juga: Heboh! Viral Video Ustadz Abdul Somad Bimbing Gading Marten Mualaf untuk Menikahi Luna Maya, Benar atau Tidak?

Lalu, apa sebenarnya yang dimaksud dengan sesar? Mengapa di Jawa sering terjadi gempa?

Melalui akun twitternya Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, @DaryonoBMKG memberikan penjelasan tentang sesar.

"Sesar merupakan rekahan atau lempeng kerak bumi yang bergeser," cuit Daryono (11/12/2022).

Sementara itu, dari hasil wawancara tim AyoJakarta kepada beliau melalui WhatsApp, Daryono kembali memberikan penjelasan tentang pengertian sesar.

Baca Juga: Senjata Makan Tuan! Serang Richard Eliezer, Febri Diansyah Dibungkam Warganet dengan Omongannya Sendiri

"Sesar merupakan bagian dari kulit bumi yang patah," ujar Daryono.

Di sisi lain, sebuah fakta diketahui dari hasil analisis Badan Pusat Statistik Jawa Barat.

Dari ratusan sesar yang tersebar di Indonesia, 31 sesar berada di Pulau Jawa, sementara 10 diantaranya ada di Jawa Barat.

Tak heran mengapa Jawa Barat cukup sering diguncang oleh bencana gempa bumi, melihat keberadaan sesar tersebut.

Pada kesempatan kali ini, kami akan mengulas tentang Sesar Cimandiri, sebagai salah satu sesar aktif yang berada di kawasan Jawa Barat.

Baca Juga: Mata Jeli Netizen Ungkap Dugaan Video CCTV Rumah Ferdy Sambo Editan: Manusia Aja Ilang, Apalagi Sarung Tangan

Sesar Cimandiri

Sesar Cimandiri merupakan sesar paling tua (umur kapur), membentang mulai dari Teluk Pelabuhan Ratu menerus ke timur melalui Lembah Cimandiri, Cipatat Rajamandala, Gunung Tangkuban Parahu –Burangrang dan diduga menerus ke timur laut menuju Subang.

Secara keseluruhan, jalur sesar ini berarah timur laut – barat daya dengan jenis sesar mendatar hingga oblique (miring). Jalur Sesar Cimandiri di segmen Rajamandala, berarah timur laut – barat daya.

Aktivitas sesar ini ditunjukkan dengan terjadinya gempa bumi yang cukup signifikan yaitu tahun pada 1910 di Padalarang, tahun 1982 di Cianjur, Rajamandala, dan tahun 1844 di wilayah Cianjur.

Baca Juga: Kubu Ferdy Sambo Panik! Ahli Hukum Pidana Tak Bisa Jawab Soal Jeda Waktu Pembunuhan Brigadir J

Gempa signifikan terbaru terjadi pada 10 Maret 2020 dengan Magnitudo 5.1 yang mengguncang Kab. Sukabumi dan sekitarnya dan menimbulkan kerusakan di Kalapanunggal.

Sesar Cimandiri adalah sesar aktif dengan tipe sesar geser mengiri oblique dominan naik berdasarkan indikator kinematik yang terekam di batuan dasar, terdiri atas 6 segmen utama (segmen Loji, Cidadap, Nyalindung, Cibeber, Saguling, dan Padalarang) dengan panjang zona sesar +100 km (Marliyani, 2016

Itulah pengertian dan pengenalan singkat dari Sesar Cimandiri yang kami kutip dari Analisis Isu Terkini Provinsi Jawa Barat milik Badan Pusat Statistik Jawa Barat.

Reporter Rifqi Nur Fauzi
Editor Vincensia Enggar Larasati