AYOJAKARTA.COM – Sidang kasus pembunuhan terhadap Brigadir Yosua masih berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Seolah tidak ada selesainya, kasus melibatkan mantan Kadiv Propam Polri yakni Ferdy Sambo begitu menyita perhatian publik.
Rekaman CCTV yang seharusnya menjadi bukti paling penting di TKP tidak banyak didapatkan pasalnya beberapa CCTV di TKP rusak saat kejadian.
Tak hanya itu, Ahli Digital Forensik yang dihadirkan oleh JPU di persidangan pada Selasa (20/12/2022), juga tidak banyak membantu.
Hal ini dikarenakan hanya menampilkan beberapa potongan video CCTV yang bahkan diragukan keasliannya oleh publik.
Pemutaran CCTV yang ditampilkan oleh ahli digital forensik menimbulkan tanda tanya dan kejanggalan.
Pasalnya ahli digital forensik mendapatkan rekaman CCTV dalam bentuk flashdisk bukan didapatkan dari DVR aslinya.
Sehingga publik pun mulai menelusuri kejanggalan tersebut. Salah satunya diungkap oleh akun TikTok @kotak_pandora85.
Baca Juga: Momen Keangkuhan Ferdy Sambo Menolak Memberikan Kesaksian untuk Putri Candrawathi di Persidangan!
Pada awal video menunjukkan mobil hitam yang di dalamnya terdapat Ferdy Sambo melewati seorang pria berbaju putih.
“Pergeseran mobil Sambo hanya bertujuan untuk menghindari pria ini,” tulis dalam video.
“Agar tidak ada saksi di luar anggota dan anak buah Sambo,” tambahnya.
Tak hanya itu, video yang diunggah akun TikTok tersebut menunjukkan bagaimana cara mengedit video dengan menghilangkan benda menggunakan suatu aplikasi.
“Harusnya mirip begini tampilan software ahli digital forensik,” tulisnya dalam video.
Pengunggah video mempraktekan cara mengedit video rekaman CCTV di kompleks Duren Tiga, dengan menghilangkan seorang pria memakai baju putih berjalan melewati kawasan kompleks tersebut.
Kemudian dikompilasikan kedua video yang sudah diedit dan video asli . ia menunjukkan bahwa video rekaman bisa diedit.
Menurup pengunggah video, kedua video sama-sama menunjukkan ada ajudan Ferdy Sambo yakni Romer, dengan pose jalan yang sama.
Video sebelah kiri telah diedit hilangkan pria berbaju putih dan video sebelah kanan masih ada pria dengan baju putih sedang jalan di depan kompleks.
Baca Juga: Merasa Dipukul Telak, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo Minta Maaf Pada Khalayak
Menurut pembuat video video sebelah kiri seperti rekaman CCTV yang ditampilkan ahli digital forensik yang telah melalui proses editing saat ditampilkan di persidangan.
Tetapi hingga saat ini belum ada klarifikasi terkait kebenaran video viral yang beredar luas di media sosial.
Sontak unggahan video tersebut pun menuai banyak komentar dari netizen.
“Memang si Sambo ini produser handal dalam membuat episode film,” tulis @edy.13 dalam kolom komentar.
“Manusia sebesar itu bisa hilang, apalagi sarung tangan yang kecil,” tulis @dorr_dorr_dorr.
“Perhatikan bayangannya gak bisa dihilangin,” tulis @khanza162020.
Tak hanya sampai disitu saja, warganet pun men-tag video tersebut kea kun dari JPU dan kuasa hukum Richard Eliezer.
“Ayo dilihat bapak ini penting sekali @Ronny Talapessy, SH, MH @Fredrik J. Pinakunary @Suhar68 @Al-Faridz.
***

Share this article
Pasalnya ahli digital forensik mendapatkan rekaman CCTV dalam bentuk flashdisk bukan didapatkan dari DVR aslinya.