News

Inilah Tanggapan Kuat Maruf yang Buat Audiens Terpingkal Saat Disebut Kepintaranya Dibawah Rata-Rata

Oleh: Christy Ayu Saputri Rabu 21 Des 2022, 20:24 WIB
Inilah Tanggapan Kuat Maruf yang Buat Audiens Terpingkal Saat Disebut Kepintaranya Dibawah Rata-Rata

AYOJAKARTA.COM-- Kuat Maruf, terdakwa kasus pembunuhan Brigadir Yosua kembali membuat audiens persidangan tertawa terpingkal saat tanggapi kecerdasannya yang dibawah rata-rata.

Mantan sopir dari Putri Candrawathi tersebut mengaku ikhlas bilamana disebut memiliki kecerdasan dibawah rata-rata dibandingkan dengan orang lain seusianya.

Kendati demikian, Kuat Maruf mengaku merasa sakit hati lantaran dirinya kerap kali dicap sebagai pembohong di persidangan oleh majelis.

Baca Juga: Kasus Kematian Brigadir J Terkesan Lamban dan Berputar-putar, Susno Duadji: Pengacara atau Advokatnya Pintar!

Atas pengakuannya yang spontan itu pun lantas sukses menghibur suasana tegang dalam persidangan, gelak tawa dari pengacaranya sendiri pun terekam.

"Saya mau bertanya pada Psikolog. Maaf ibu, kalau ibu menyimpulkan saya di bawah rata-rata saya ikhlas bu," kata Kuat ketika memberikan tanggapannya atas keterangan Ahli Psikologi Forensik (Apsifor) Reni Kusumowardhani seperti dikutip dari kanal Youtube Kompas TV pada Rabu, (21/12/2022).

"Yang saya tanyakan saya ini tipe orang pembohong, apa yang tidak jujur, apa gimana ibu. Soalnya saya akhir-akhir ini sering disebut pembohong dan tidak jujur dan saya sakit dengan bahasa itu." imbuhnya Kuat.

Baca Juga: Sempat Viral Mahar Surat Ar-Rahman, Dodi Hidayatullah Putuskan Cerai

Seperti yang diketahui, terdakwa Kuat memang selama di persidangan kerap kali dicap sebagai pembohong lantaran tidak jujur dan terbuka di muka persidangan.

Padahal Kuat Maruf mengaku sudah mengatakan sepenuhnya dengan jujur seperti apa yang ia tahu selama ini mengenai kejadian penembakan di Duren Tiga.

Menjawab hal itu, Reni pun mengatakan bahwa kebohongan sebelumnya memang pernah terjadi dan pihaknya itu hanya mengukur kredibilitasnya saja saat Kuat Maruf memberikan keterangan.

Reni melanjutkan bahwa kondisi dan situasi yang dialami Kuat saat itu hanya berada dalam situasi dan tempat yang keliru.

Baca Juga: Menguak Fakta Sejarah Tsunami Besar di Pantai Selatan Jawa hingga Kaitannya dengan Mitos Ratu Kidul

"Dari hasil pemeriksaan kami. Semua kebohongan memang pernah terjadi, kebohongan dan itu sudah diakui, kemudian direvisi dan kemudian kami mengukur kredibilitas keterangan bapak, demikian seperti yang kami telah sampaikan," kata Reni.

"Jadi kesimpulannya, sebetulnya karena kepatuhan yang sangat tinggi seperti itu dan ada satu situasi tidak tahu menahu berada di satu tempat dalam situasi yang seperti itu yah sehingga berada di tempat yang keliru yah pak pada saat itu," sambung Reni.

Kemudian, Reni menjelaskan kembali berdasarkan pemeriksaan dari pihaknya pada Kuat itu tak ada indikasi manipulatif.

Mendengar penilaian dari saksi ahli psikologi tersebut, lantas Kuat pun menekankan kembali bahwasanya dirinya sudah berkata jujur.

"Terima kasih Bu, padahal aslinya jujur yah Bu?" tanya Kuat yang kemudian disambut tawa oleh para pengunjung sidang.

"Kami tidak bilang bohong yah pak, tidak ada indikasi manipulatif," kata Reni.***

Reporter Christy Ayu Saputri
Editor Vincensia Enggar Larasati