News

Saldo Rekening Rp 100 Triliun Brigadir J Kembali Bergema, Pakar: Uang Itu di Debet

Oleh: Ardiany Fitri Sholekah Minggu 18 Des 2022, 16:15 WIB
Saldo Rekening Rp 100 Triliun Brigadir J Kembali Bergema, Pakar: Uang Itu di Debet

AYOJAKARTA.COM - Terbukanya fakta saldo rekening almarhum Brigadir J dengan nominal Rp 100 triliun kembali bergema di kalangan masyarakat.

Setelah sebelumnya isu tersebut redup akibat proses jalannya sidang yang begitu lama, kini kabar soal saldo rekening Rp 100 triliun di rekening Brigadir J kembali mencuat.

Hal ini lantaran salah satu video dari akun Instagram @aimanwitjaksono yang mengunggah konten dengan bahasan rekening almarhum Brigadir J dengan salah satu Pakar Anti Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU), Prof. Yenti Garnasih.

Baca Juga: Dibongkar Pakar, Terungkap Isu Uang Rp100 Triliun di Rekening Brigadir Yosua!

Dalam video tersebut ditampilkan mengenai bukti debit uang  Rp 100 triliun atas nama Novriansyah Yosua yang kemudian ditanggapi oleh Yenti Garnasih.

Aiman Witjaksono pun memberikan penjelasan mengenai rekening Yosua, bahwa yang tertulis bukan pemblokiran.

“Namun ada hal yang menarik dari rekening Yosua, karena yang tertulis pagu bukan blokir. Tapi yang tertulis debit yang artinya keluar,” ucap Aiman Witjaksono.

Baca Juga: Aiman Witjaksono Beberkan Fakta Uang Rp100 Triliun di Rekening Yosua Ternyata Benar Ada?

Menelisik lebih jauh sebelum hal ini kembali dibicarakan publik, dikutip dari laman republika.com berjudul "Ini Klarifikasi BNI Terkait Rekening Brigadir J yang Sampai di Angka Rp 100 Triliun", Sekretaris Perusahaan BNI Okki Rushartomo mengatakan penyebutan nilai saldo rekening Rp 100 triliun yang termuat dalam format berita tersebut merupakan nilai pemblokiran atau penghentian sementara transaksi dengan nominal angka maksimum.

Yenti Garnasih pun menyatakan hal yang berbeda saat Aiman menanyakan perihal keberadaan uang tersebut.

“Pertanyaan apakah uang itu ada atau tidak,” tanya Aiman Witjaksono.

Baca Juga: Misteri Uang Rp100 T di Rekening Yosua, Aiman Witjaksono Gandeng Pakar Ini, Sebut Uang Itu Nyata Adanya!

Pertanyaan tersebut kemudian dijawab oleh Yenti Garnasih.

“Ada rekening yang kemudian di debit. Kemudian ada angka uang 100 triliun kurang. Tapi tulisannya debit. Debit itu artinya di hari itu di debit,” jawab Yenti Garnasih pada Aiman.

Yenti Garnasih kemudian meyakinkan kepada Aiman bahwa uang sebesar 100 Triliun kurang Rp 1 itu memang ada.

Baca Juga: Buktikan 3 Hal Jika Tidak Ada Kekerasan Seksual di Putri Candrawathi, Pengacara Brigadir J: Stop Omong Kosong

“Iya uangnya ada. Maka uang itu di debit. Kalau tulisannya didebit, berarti ada uang terus kemudian keluar,” ucap Yenti Garnasih.

Aiman pun kemudian bertanya mengenai pagu atau batas pengeluaran tertinggi pada rekening Yosua.

Ada uangnya? bukan pagu,” tanya Aiman.

Baca Juga: Meski Bukan Pelawak, Inilah Momen Kocak Kuat Maruf saat Jadi Saksi dalam Kasus Pembunuhan Brigadir J

“Saya sudah banyak ikut pengungkapan TPPU. Tidak pernah ada pagu,” jelas Yenti kemudian.

Berkaca dari pernyataan Yenti tersebut, pada saat persidangan telah ditemukan fakta bahwa ada perpindahan uang dari rekening Brigadir J sebesar Rp 200 juta ke rekening Ricky Rizal.

Dikutip Ayojakarta.com dari akun YouTube FNN TV, melihat pernyataan bahwa uang 200 Juta tersebut diakui adalah uang milik Ferdy Sambo, bisa jadi semua ajudan dibukakan rekening tapi kuasa tetap di tangan pembuka rekening yakni Sambo.

Baca Juga: Update Kasus Brigadir J: Martin Simanjuntak Heran Atas Pengakuan Putri Candrawathi, Banyak yang Janggal!

Dalam video tersebut juga disebutkan oleh narator bahwa Yenti Garnasih berpendapat mengenai modus proxy yang mengenai almarhun Yosua.

"Jadi menurut pakar pencucian uang Yenti Garnasih, modusnya hanya semacam pinjam nama alias proxy untuk pencucian uang,"ucap narator.***

Reporter Ardiany Fitri Sholekah
Editor Desi Kris