AYOJAKARTA.COM - Dikenal sebagai presenter, Aiman Witjaksono menghebohkan publik dengan temuannya soal misteri uang Rp100 T di rekening Yosua.
Dirinya mencoba menggali kembali terkait misteri kebenaran uang Rp100 T yang ada di rekening Yosua tersebut.
Aiman menyebut bahwa uang Rp 100 T tersebut nyata adanya berdasarkan tulisan ‘debet’ yang tertera.
Baca Juga: Iptu Umbaran Wibowo Menyamar Menjadi Jurnalis Selama 14 Tahun Murni Tugas dari Pimpinan
Dilansir AyoJakarta.com dari Instagram @aimanwitjaksono, dirinya menggandeng pakar anti TPPU (Tindak Pidana Pencucian Uang), Prof. Yenti Garnasih.
Berdasarkan pembicaraan dengan Yenti, Aiman menyimpulkan bahwa dari kata ‘debet’ memunculkan dugaan bahwa uang itu nyata adanya.
Diketahui sebelumnya, Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), menyatakan angka triliun kurang 1 bukanlah uang nyata, melainkan “batas” alias pagu dari pemblokiran rekening Yosua.
Akibat dari proses hukum yang berjalan, rekening Yosua dilakukan pemblokiran dan dinyatakan dengan nominal pagu tersebut.
Baca Juga: 15 Link Twibbon Hari Ibu 22 Desember 2022 Gratis Untuk Dibagikan di Media Sosialmu!
“Namun ada hal yang menarik, karena tertulis bukan blokir. Kalau pagu berarti blokir kan, tapi tertulis debet atau keluar,” ucap Aiman.
Dirinya juga menggiring pertanyaannya, apakah uang tersebut memang benar ada atau tidak.
Pakar anti TPPU (Tindak Pidana Pencucian Uang), Yenti Garnasih pun memberikan tanggapanya terkait hal ini.
“Ada rekening yang kemudian didebet, kemudian ada angka 100 triliun kurang 1 rupiah. Tapi tulisannya debet. Debit itu artinya di hari itu didebit. Sebelumnya sudah ada (uangnya),” ungkap Yenti.
Yenti menegaskan bahwa tulisannya debet menunjukkan bahwa uang tersebut benar adanya, sehingga dilakukan pendebetan.
“Ya, uangnya ada. Makanya uang itu didebet. Kalau tulisannya debet berarti ada uang terus kemudian keluar.” tegas Yenti.
Aiman pun menarik kesimpulan bahwa uang tersebut benar-benar ada, karena tertulis ‘debet’ bukan ‘blokir’
“Jadi, diduga uangnya ada,” pungkasnya.
Jika uang tersebut benar-benar ada, menarik untuk ditelusuri dimana uang tersebut berada dan kemana alirannya.***

Share this article
Aiman Witjaksono menggandeng pakar anti TPPU (Tindak Pidana Pencucian Uang), Prof. Yenti Garnasih. Ia menyimpulkan bahwa dari kata ‘debet'