AYOJAKARTA.COM – Menjelang arus balik Lebaran 2025, pakar otomotif Usman Adhie membagikan berbagai tips penting untuk para pemudik.
Tips-tips ini nantinya dapat membantu pemudik selama arus mudik Lebaran agar dapat menikmati perjalanan dengan selamat, aman, dan nyaman meskipun harus menghadapi kemacetan panjang.
Dalam keterangan yang disiarkan kanal YouTube tvOneNews, Usman Adhie menekankan perlunya persiapan kendaraan secara menyeluruh sebelum menempuh ratusan kilometer di tengah arus balik yang padat.
Menurut Usman Adhie, perbedaan utama antara arus mudik dan arus balik terletak pada kesiapan kendaraan.
"Harus ada preparation yang lebih cakep, lebih mateng lah," jelas Usman Adhie, dikutip pada Jumat, 4 April 2025.
Mobil yang sudah dipakai untuk perjalanan mudik harus melalui pengecekan ulang.
Pastikan semua komponen penting dalam keadaan prima sebelum berangkat kembali. Beberapa tips yang diberikan antara lain:
Baca Juga: 60.000 Kendaraan di Kawasan Puncak Bogor Meningkat pada Masa Libur H+4 Lebaran 2025
- Kebersihan dan Pemeriksaan Kendaraan
Pakar otomotif tersebut menekankan pentingnya mencuci mobil secara menyeluruh sebelum perjalanan arus balik.
"Harus bersih dulu supaya kita lebih gampang melakukan pengecekan," jelasnya.
Mobil yang bersih tentu memudahkan pengguna untuk melakukan pengecekan.
Dengan begitu, pengguna bisa memastikan apakah lampu, bagian dalam, serta komponen lainnya berfungsi dengan baik.
Pengecekan rutin juga dapat membantu mendeteksi masalah seperti kebocoran atau kondisi ban yang kurang optimal.
- Pengecekan Sistem Pendingin dan Pelumas
Usman Adhie menyarankan untuk memeriksa oli, air radiator, dan cairan lainnya.
Ia mengingatkan bahwa penggunaan AC secara nonstop di tengah kemacetan dapat menurunkan kinerja pendinginan mesin.
- Pengaturan AC di Tengah Kemacetan
Dalam kondisi jalan yang lambat, sistem pendingin mobil bisa mengalami tekanan.
Usman menyarankan agar pengendara tidak terlalu sering menurunkan suhu AC, terutama pada kendaraan yang lebih lama.
"Kendaraan lama hindari menyalakan AC berlebihan, kalau di rest area stop, lebih baik keluar. Mobilnya diistirahatkan," pungkasnya.
Selain pengecekan teknis, persiapan mental dan fisik pengemudi juga sangat krusial.
Setiap pengemudi diimbau untuk selalu waspada dan tidak memaksakan diri, terutama saat terasa capek.
Dengan tips yang diberikan oleh pakar otomotif tersebut, diharapkan para pemudik dapat mengantisipasi berbagai kendala teknis dan menjaga kenyamanan selama perjalanan arus balik.
Persiapan matang tidak hanya menjamin keselamatan, tetapi juga membantu mencegah kerusakan kendaraan yang dapat mengganggu perjalanan pulang ke rumah.***