Pendidikan

SPMB Jabar 2025: Ketentuan Memilih Sekolah Jalur Afirmasi, Siswa Pemegang KIP Bisa Simak Ini

Oleh: Asti Aureli Septania Jumat 13 Jun 2025, 11:14 WIB
Ilustrasi SPMB Jabar 2025: Ketentuan Memilih Sekolah Jalur Afirmasi, Siswa Pemegang KIP Bisa Simak Ini

AYOJAKARTA.COM – Berikut adalah informasi mengenai ketentuan memilih sekolah bagi peserta didik SPMB Jabar yang memilih jalur afirmasi.

Jalur afirmasi pada SPMB Jabar 2025 merupakan jalur khusus yang diperuntukkan bagi calon peserta didik dari keluarga ekonomi tidak mampu atau yang berisiko putus sekolah.

Sebagai informasi, Pendaftaran jalur afirmasi dibuka pada tahap 1 yang berlangsung selama periode 10–16 Juni 2025.

Baca Juga: Setelah Lama Ditunggu, Bank BSI Buka Keran Pencairan PKH April-Juni 2025, Kapan Bank Lain?

Calon murid wajib menyiapkan dokumen wajib dan dokumen khusus yang membuktikan status ekonomi tidak mampu, seperti Kartu Indonesia Pintar (KIP) atau PIP, Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), atau dokumen lain yang relevan sesuai ketentuan panitia SPMB Jabar.

Adapun ketentuan memilih sekolah pada jalur afirmasi SPMB Jabar 2025, ada dua hal yang harus diperhatikan peserta didik maupun orang tua.

Ketentuan Memilih Sekolah

1. Jumlah Pilihan Sekolah

Calon peserta didik jalur afirmasi dapat memilih maksimal 3 sekolah pada jenjang SMA, 2 sekolah harus SMA negeri dan 1 sekolah SMA swasta yang terdaftar dalam sistem SPMB Jabar. Pilihan SMA swasta hanya opsional, jadi peserta boleh memilih 2 SMA negeri saja.

Baca Juga: Jalur Afirmasi KETM SPMB Jabar 2025: Tidak Terdaftar DTKS, Murid SKTM Bisa Daftar?

2. Perhatikan Rayonisasi/Domisili

Pemilihan sekolah tetap harus memperhatikan rayonisasi atau domisili, yaitu memilih sekolah yang berada dalam satu rayon atau wilayah dengan domisili calon murid.

Rayonisasi memungkinkan pendaftar memilih sekolah di wilayah terdekat dari tempat tinggal, meskipun berbeda kabupaten/kota, sesuai ketentuan rayon yang berlaku.

Jika jumlah pendaftar jalur afirmasi melebihi kuota, seleksi akan dilakukan berdasarkan kriteria tambahan yang ditetapkan panitia, seperti nilai rapor atau usia tertua, sesuai kebijakan masing-masing sekolah atau rayon.

Semua dokumen persyaratan harus diverifikasi, dan pendaftaran dilakukan pada tahap 1 yang berlangsung pada 10–16 Juni 2025 secara online maupun offline. ***

Reporter Asti Aureli Septania
Editor Jinan Vania Barizky