AYOJAKARTA.COM -- Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) IPDN tahun 2024 telah digelar mulai tanggal 18-25 Juli 2024.
2.163 peserta diestimasikan lulus SKD IPDN 2024 dari total pelamar yang lolos Seleksi Administrasi sebanyak 32.456 orang.
Bagi peserta yang dinyatakan lulus SKD maka berhak mengikuti tes lanjutan yaitu tes kesehatan I, II, dan kesamaptaan yang mulai dilaksanakan mulai bulan Agustus 2024.
Baca Juga: Benarkah Nilai SKD CPNS Tahun Lalu Bisa Digunakan Kembali di CPNS 2024? Cek 2 Ketentuan Ini!
Sebagai informasi, IPDN mengalokasikan kuota penerimaan sebanyak 721 calon praja baru untuk tahun akademik 2024/2025.
Sekolah kedinasan di bawah naungan Kementerian Dalam Negeri ini memiliki program studi jenjang Sarjana Terapan, sebagai berikut.
- D-IV Administrasi Pemerintahan Daerah
- D-IV Manajemen Sumber Daya Manusia Sektor Publik.
- D-IV Keuangan Publik
- D-IV Teknologi Rekayasa Teknologi Pemerintah
- D-IV Politik Indonesia Terapan
- D-IV Studi Kebijakan Publik
- D-IV Pembangunan Ekonomi dan Pemberdayaan
Baca Juga: Kabar Gembira! Nilai SKD Tahun Lalu Bisa Digunakan untuk Tes CPNS 2024!
- D-IV Manajemen Keamanan dan Keselamatan Publik
- D-IV Kependudukan dan Catatan Sipil
- D-IV Praktik Kepolisian Tata Pamong
Tes lanjutan setelah peserta dinyatakan lulus Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) adalah Tes Kesehatan I, II, dan Tes Kesamaptaan.
Tes kesehatan dan kesamaptaan menjadi salah satu poin penting yang menentukan kelulusan peserta.
Lalu apa saja rangkaian pelaksanaan seleksi Kesehatan dan Kesamaptaan IPDN tahun 2024?
Baca Juga: Sebanyak 91,22% Peserta Sekdin Akan Gugur Tahap SKD! Apa Penyebabnya?
Dikutip AyoJakarta.com dari laman Taruna Akademi pada hari Kamis, 22 Mei 2024, pada hari Kamis 1 Agustus 2024, berikut rangkaian tes kesehatan dan kesamaptaan IPDN tahun 2024.
1. Tes Kesehatan Tahap 1 IPDN
- Amamnesis (riwayat penyakit yang dimiliki)
- Fisik Umum meliputi Bedah, Penyakit dalam, Paru-paru, Saraf, Kulit kelamin, Obgyn bagi peserta wanita, Telinga Hidung dan Tenggorokan (THT), Nadi dan tekanan darah, Pengukuran tinggi badan (hanya dilakukan satu kali dan disaksikan oleh panitia), berat badan, dan komposisi tubuh terdiri dari Mata, gigi, dan mulut.
2. Tes Kesamaptaan IPDN
Tes Kesamaptaan IPDN dibagi menjadi dua yaitu tes kesamaptaan A meliputi tes lari dan tes kesamaptaan B meliputi push up, sit up, shuttle run, pull up, dan chinning.
Tes Kesamaptaan A:
- Tes Lari
Calon praja pria harus menyelesaikan minimal 5,5 putaran lapangan sepak bola atau sekitar 3.444 meter dalam waktu 12 menit untuk mencapai nilai aman.
Calon praja wanita harus menyelesaikan minimal 4,5 putaran lapangan sepak bola atau sekitar 3.095 meter dalam waktu 14 menit untuk mencapai nilai aman.
Tes Kesamaptaan B:
- Tes Push-Up
Nilai aman tes push up calon praja pria dan wanita berbeda dengan acuan waktu yang sama.
Calon praja pria harus menyelesaikan minimal 43 kali push-up dalam waktu satu menit untuk mencapai nilai aman.
Sementara calon praja wanita minimal melakukan 37 kali push-up dalam waktu satu menit untuk mencapai nilai aman.
- Tes Sit-Up
Nilai aman tes sit up calon praja pria dan wanita berbeda dengan acuan waktu yang sama.
Calon praja pria harus menyelesaikan minimal 40 kali sit-up dalam waktu satu menit untuk mencapai nilai aman.
Calon praja wanita harus menyelesaikan minimal 50 kali sit-up dalam waktu satu menit untuk mencapai nilai aman.
- Tes Pull-Up (mengangkat tubuh pada tiang horizontal)
Calon praja pria harus menyelesaikan minimal 17 kali pull-up dalam waktu satu menit untuk mencapai nilai aman.
- Tes Chinning
Calon praja wanita harus menyelesaikan minimal 72 kali chinning dalam waktu satu menit untuk mencapai nilai aman.
- Shuttle run
Nilai aman tes shuttle run calon praja pria dan wanita berbeda dengan acuan waktu yang sama.
Baca Juga: H-2 SKD PKN STAN 2024 Digelar, Ini Ketentuan Pakaian dan Tata Tertib yang Harus Dipenuhi Peserta
Calon praja pria harus menyelesaikan lari dalam waktu 16,2 detik untuk mencapai nilai aman.
Calon praja wanita harus menyelesaikan lari dalam waktu 17,6 detik untuk mencapai nilai aman.