AYOJAKARTA.COM - Seleksi sekolah kedinasan telah masuk dalam tahap Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).
Di tahap ini, diprediksi 91,22 peserta dari total peserta akan gugur.
Kenapa bisa demikian? Merujuk pada perbandingan kuota dan total dari peserta kedinasan 2024.
Dilansir Ayojakarta dari Instagram @aymangayu, Rabu 31 Juli 2024, kuota sekolah kedinasan tahun ini adalah 3.445 kursi.
Sedangkan jumlah pendaftarnya mencapai 161.216 orang. Artinya rasionya 1 orang harus mengalahkan 47 peserta yang lain.
Banyaknya peserta dalam tahap SKD yang gugur memang seakan sudah jadi rahasia umum.
Karena di tahap ini akan ada pemangkasan besar-besar. Dimana hanya yang berpredikat terbaik saja yang akan lolos ke tahap selanjutnya.
Untuk perangkingannya masing-masing Sekdin memiliki kebijakan tersendiri.
1. PKN STAN
Perangkingan SKD : 3x per jalur penerimaan
2. IPDN
Perangkingan SKD : 3x per jalur provinsi
3. POLSTAT STIS
Perangkingan SKD : 5x kuota per prodi penempatan CPNS
4. POLTEKIP dan POLTEKIM
Perangkingan SKD : 8 x kuota per gender
5. STIN
Perangkingan SKD : 3 x kuota nasional
6. STMKG
Perangkingan SKD : 3 x kuota reguler, 5 x kuota afirmasi
7. Sekdin Kemenhub
Perangkingan SKD : 4 x kuota Polbit Pusat, 3 x kuota Polbit Pemda dan 3 x kuota OAP
8. Poltek SSN
Perangkingan SKD : 8 x kuota nasional
Artinya, hanya 8,78 persen pelamar terbaik dengan skor tertinggi yang akan melaju ke tahap selanjutnya.***

Share this article
Pendaftar sekolah kedinasan (sekdin) harus bersaing dengan peserta lain, khususnya dalam tahap SKD, berikut ini penyebabnya.