AYOJAKARTA.COM - Kasus gagal ginjal anak yang merebak di Indonesia menyebabkan Indonesia harus mengimpor Fomepizole yang didatangkan dari Jepang.
Fomepizole injeksi didatangkan pemerintah sebagai upaya untuk menurunkan angka kesakitan dan kematian anak akibat gangguan gagal ginjal akut.
Terapi obat Fomepizole injeksi ini sebagai antidot (penawar) intoksikasi EG dan DEG dalam darah. Dan saat ini Fomepizole injeksi sudah berhasil terdistribusi pada 17 Rumah sakit di 11 Provinsi di Indonesia.
Fomepizole sendiri diberikan secara gratis oleh Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan sebagai terapi pengobatan bagi pasien gagal ginjal akut.
''Fomepizole menjadi bagian dari terapi pengobatan, dan diberikan secara gratis kepada pasien. Kami tidak lakukan komersialisasi obat,'' tegas Juru Bicara Kementerian Kesehatan, dr. Muhammad Syahril, sesuai yang dikutip Ayojakarta.com pada laman resmi Kemenkes.
Sebanyak 246 vial Fomepizole yang sudah didatangkan, 146 diantaranya sudah berhasil didistribusikan ke 17 Rumah Sakit, sedangkan 100 vial menjadi buffer stok pusat.
Baca Juga: Ada 7 Paracetamol Drop dan Sirop PT Afi Farma yang Menjadi Penyebab Gagal Ginjal Pada Anak
Berikut daftar 17 Rumah Sakit di 11 Provinsi Indonesia yang sudah terdistribusi Fomepizole yaitu :
- RSUD Zainoel Abidin, Aceh
- RSUP Prof Dr. I.G.N.G. Ngoerah, Bali
- RSUP Dr. Sardjito, Yogyakarta
- RSAB Harapan Kita, Jakarta
- RSUP Fatmawati, Jakarta
- RSCM Jakarta
- RSUP Hasan Sadikin, Bandung
- RSUD Dr. Hafiz, Cianjur, Jawa Barat
- RSU Hermina Mekarsari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat
- RSUD Bangli , Bali
- RSUD Dr. Saiful Anwar, Malang, Jawa Timur
- RSUD Dr. Soedarso Pontianak, Kalimantan Barat
- RSUD Kuala Pembuang, Kalimantan Tengah
- RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo, Sulawesi Selatan
- RSUP Dr. M Djamil, Padang, Sumatera Barat
- RSUP Dr. Mohammad Hoesin Palembang, Sumatera Selatan
- RSUP H. Adam Malik, Medan, Sumatera Utara.
Baca Juga: Update Kasus Gagal Ginjal Akut, Tercatat 325 Kasus dan Korban Meninggal Bertambah
Penggunaan Fomepizole terbukti memiliki dampak positif bagi pasien penderita gagal ginjal akut anak, dimana 95% anak pada RSCM sudah menunjukkan perkembangan yang terus membaik setelah mendapat terapi Fomepizole.
Dari total 246 vial Fomepizole yang di datangkan di Indonesia, diketahui sebanyak 87% Fomepizole yang didapat merupakan hibah dari negara lain, dan Indonesia dianggap cukup beruntung mengenai hal tersebut.
Seluruh Fomepizole yang dimiliki akan diberikan secara gratis tanpa biaya sepeserpun.
"Saya ulangi, tidak ada komersialisasi obat, tujuannya semata mata untuk keselamatan anak indonesia,'' tegas dr. Syahril.***