AYOJAKARTA.COM - Kemenkes catat update terkini kasus gagal ginjal akut memakan korban hingga 178 orang meninggal dunia.
Menkes mengatakan kasus gagal ginjal akut per tanggal 1 November 2022 mencapai 325 kasus.
Diketahui dari sejumlah kasus tersebut kasus meninggal dunia mencapai 178 orang.
Baca Juga: Update Terbaru: Polri Resmi Naikkan Status Kasus Gagal Ginjal Akut ke Tahap Penyidikan!
Pada perkembangan kasus sebelumnya yang disampaikan Juru Bicara Kemenkes terdapat penambahan jumlah kasus gagal ginjal akut dan jumlah korban meninggal.
DKI Jakarta merupakan wilayah yang memiliki tingkat persebaran kasus gagal ginjal tertinggi.
Diantara kasus gagal ginjal akut tersebut paling banyak terjadi pada pasien di rentang usia 0-5 tahun.
Baca Juga: Angka Kematian Kasus Gagal Ginjal Akut Menurun, 164 Vial Fomepizole Didistribusikan ke Seluruh Indonesia
"Ada 325 kasus ginjal akut di seluruh Indonesia, dan memang ada konsentrasi di beberapa provinsi tertentu," ujar Budi Gunadi Sadikin, Menteri Kesehatan.
"Khususnya di daerah Sumatera Utara di daerah Jawa bagian Barat bagian Timur, dan juga daerah Sulawesi Selatan," sambung Budi Gunadi Sadikin.
Sebelumnya, dr Syahril selaku Juru Bicara Kemenkes menyampaikan per tanggal 31 Oktober 2022 kasus gagal ginjal akut di Indonesia mencapai 304 kasus.
Baca Juga: Produsen Unibebi Laporkan Distributor ke Polisi Imbas Temuan Adanya Gagal Ginjal Akut pada Anak
Sementara angka kematian kasus gagal ginjal akut per tanggal 31 Oktober 2022 mencapai 159 orang meninggal dunia.
Dari situ terlihat bahwa angka kematian masih bertambah sebanyak 19 kasus.
Namun, Menkes menyampaikan rata-rata kasus gagal ginjal akut sudah menurun drastis.
Baca Juga: Hanya Konsumsi ASI Bayi 7 Bulan Juga Terkena Gagal Ginjal Akut, Ini Penjelasan BPOM
"Sesudah kita melakukan pelarangan obat sirup, jumlah kasusnya, kita lihat dari average seven days nya, moving averagenya sudah menurun dratis," kata Budi Gunadi.
"Yang tadinya sempat di angka 6-7 per hari dengan puncak 10 per hari, itu jumlah kasusnya sudah menurun drastis," lanjut Budi Gunadi menyampaikan.
Sejauh ini pemerintah melalui Menkes terus melakukan upaya penanganan kasus gagal ginjal akut dengan menyediakan obat antidotumnya.
Fomepizole yakni obat penawar gagal ginjal akut tersebut sudah didistribusikan ke seluruh Indonesia.***

Share this article
Kasus gagal ginjal akut pada anak kini tercatat 325 kasus dan korban meninggal dunia semakin bertambah.