Sehat

Ini Tips Karantina Asyik Ala Astronot

Oleh: Admin Senin 30 Mar 2020, 17:26 WIB
Seorang astronot mengunakan Cycle Ergometer. [NASA]

AYO BACA : Nggak Pake Ribet, Ini Cara Homemade Aloe Vera Hand Sanitizer

AYO BACA : Pemain Juventus Dipuji, Sedia Potong Gaji di Tengah Krisis Corona

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM - Mengkarantina diri untuk mencegah penyebaran wabah virus corona harus dilakukan dengan kesadaran penuh. Menjaga jarak fisik sangat direkomendasikan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), namun tetap bisa berinteraksi sosial melalui berbagai media. Meski pun, tak sedikit yang merasakan mengkarantina diri di tempat tinggal menjadi kegiatan yang menjenuhkan.
 
Mengusir rasa jenuh tersebut, astronot veteran Rusia, Fyodor Yurchikhin, berpendapat karantina bisa diubah sudut pandangnya menjadi hal yang keren dan asyik dinikmati. Lelaki berusia 61 tahun yang telah melakukan lima penerbangan ke luar angkasa dengan total 671 hari di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) itu mengatakan, tetap positif adalah kunci untuk tetap waras saat melakukan isolasi mandiri atau karantina, bahkan lockdown.
 
Dilansir dari Science Alert, berikut lima tips agar tetap waras selama karantina menurut astronot Fyodor Yurchikhin, sesuai pedoman physical distancing:
 
Hirup udara segar
Di ISS, para astronot bekerja di lingkungan yang dikelilingi logam dan plastik. Tidak ada pohon dan tanaman, kecuali yang digunakan untuk percobaan. "Berbeda dengan karantina di Bumi, kalian benar-benar ada di rumah (sehingga lebih nyaman)!" jelas Fyodor Yurchikhin. Tentu sangat mustahil bagi para astronot untuk keluar karena gravitasi yang berbeda. Astronot tidak dapat menghirup udara segar, tetapi hal itu berbeda di Bumi.
 
Telepon teman
Meskipun menjalani physical distancing, tidak berarti orang harus memutuskan hubungan sosial. WHO sendiri telah mengubah istilah social distancing menjadi physical distancing karena ingin orang-orang tetap terhubung dan berkomunikasi. Menurut Fyodor Yurchikhin, ini adalah waktu yang tepat untuk menelepon teman atau kerabat yang sudah lama tidak dihubungi karena terlalu sibuk. Orang-orang juga tetap dapat berinteraksi dengan sahabat dekat melalui teknologi.
 
Habiskan waktu dengan keluarga
Fyodor Yurchikhin mengatakan bahwa karantina ini dapat digunakan untuk membangun komunikasi dengan keluarga atau kembali mengobrol dengan keluarga jika sebelumnya jarang bertemu karena sibuk. Jika ada hal-hal lain yang pernah tertunda untuk dilakukan bersama keluarga, sekarang adalah waktu yang tepat, seperti membereskan rumah bersama, menggantung foto atau lukisan di dinding, memilah arsip, atau membaca buku.
 
Olah raga
Tetap di rumah bukan berarti melupakan olah raga. Tanpa harus keluar rumah, siapapun bisa melakukan olah raga sederhana. Ada banyak tips dan gerakan olah raga untuk berbagai kebutuhan di YouTube atau kursus online yang dapat diikuti dengan mudah. Tidak perlu lama, setidaknya dua kali sehari selama 30 menit.
 
Jangan lupa tertawa
Jangan stres dan merasa tertekan. Menurut Fyodor Yurchikhin, jika hanya melihat sisi buruk karantina, itu akan terasa seperti penjara. Karenanya, jangan lupa membaca cerita atau video humor yang bisa ditemukan di media sosial. Humor dapat memperpanjang hidup dan hari-hari akan terasa singkat.

AYO BACA : Tak Penuhi Standar Kualitas, Belanda Tarik Masker dari Tiongkok

Reporter Admin
Editor Fitria Rahmawati