AYOJAKARTA.COM -- Untuk memperpanjang usia konsumsi dari suatu produk baik makanan atau minuman, lemari pendingin atau kulkas menjadi lokasi yang paling diutamakan.
Selain dapat menambah usia pemakaian, menyimpan makanan atau produk konsumsi tertentu ke dalam kulkas akan memperlambat pembusukan.
Beberapa jenis produk yang umumnya disimpan di dalam lemari pendingin atau kulkas misalnya buah, sayuran, daging, minuman dan makanan konsumsi.
Baca Juga: Tak hanya Susu! Ini Makanan Kaya Kalsium yang Jarang Diketahui tapi Ampuh Jaga Tulang dan Gigi
Meski termasuk sebagai salah satu cara paling banyak digunakan, penggunaan kulkas atau lemari pendingin tidak jarang justru akan menjadi penyebab menurunnya kualitas produk.
Agar kualitas suatu jenis produk tetap terjaga dan usia konsumsi bertahan lama, berikut adalah lima kesalahan paling sering dilakukan saat melakukan penyimpanan.
Kesalahan pertama paling sering dilakukan dalam menyimpan barang konsumsi di kulkas adalah mendinginkan buah atau sayur saat kondisinya masih basah.
Agar kualitas sayur dan buah tetap terjaga, pastikan menyimpannya lengkap dengan kemasan atau dikeringkan terlebih dahulu setelah dicuci bersih.
Baca Juga: Coba Metode Alami! Ini 4 Cara Membersihkan Paru-Paru Kotor, Bisa Gunakan Jahe?
Menyimpan atau memasukkan buah dan sayuran dalam keadaan basah ke lemari pendingin, akan mempercepat terjadinya pertumbuhan mikroorganisme.
Kesalahan selanjutnya yang paling sering dilakukan saat menyimpan produk kedalam kulkas adalah menyimpan tanpa kemasan atau terbuka.
Meski berada dalam suhu yang relatif dingin, menyimpan makanan tetap memerlukan tambahan penutup atau kemasan.
Penggunaan wadah atau penutup khusus, selain melindungi dari paparan debu juga untuk meminimalisir pertumbuhan jamur pada makanan.
Baca Juga: Rutin Lakukan 5 Kebiasaan Ini, Rahasia Awet Muda dan Panjang Umur untuk Lansia!
Adapun kesalahan ketiga yang sering dilakukan saat menyimpan makanan di lemari pendingin adalah meletakkan telur di bagian pintu kulkas.
Untuk menghindari potensi terjadinya perkembang-biakan bakteri Salmonela, telur perlu disimpan pada bagian yang bersuhu lebih dingin dan stabil.
Salah satu lokasi penyimpanan telur yang baik untuk memperlambat usia konsumsi serta tetap sehat adalah di bagian rak paling dingin.
Penempatan rak atau tidak mempertimbangkan jenis makanan atau minuman yang akan disimpan, merupakan kesalahan keempat paling sering dilakukan.
Baca Juga: Benarkah Jadi Pemicu Kanker? Bahaya Mengonsumsi Air Minum Kemasan yang Disimpan di Dalam Mobil...
Agar potensi pembusukan makanan dapat diminimalisir, pastikan untuk menghindari munculnya tetesan dari produk ikan atau daging ke bagian rak di bawahnya.
Meski bakteri Salmonella atau E Coli dari tetesan daging akan mati saat proses memasak, hal tersebut dapat berbahaya jika mengenai sayur untuk lalapan.
Kesalahan kelima yang paling sering dilakukan banyak orang saat proses meletakkan makanan di lemari pendingin adalah menyimpannya dalam keadaan masih panas.***