AYOJAKARTA.COM – Terkadang kesibukan sehari-hari membuat kita terburu-buru dan memilih untuk menghindari sarapan.
Sarapan adalah salah satu waktu makan yang paling penting dan banyak orang yang mungkin sering kali melewatkannya karena alasan tertentu.
Namun yang mungkin tidak kamu sadari adalah bahwa melewatkan sarapan bisa memiliki efek bahaya bagi kesehatan.
Artikel ini akan membahas dampak yang bisa dialami ketika melewatkan sarapan dikutip AyoJakarta dari Stylecraze, Rabu (6/9/2023).
1. Tidak Baik untuk Jantung
Menurut sebuah penelitian yang dipublikasikan di JAMA, pria yang melewatkan sarapan pagi memiliki peluang 27 persen lebih besar terkena serangan jantung dibandingkan dengan mereka yang sarapan pagi.
Walaupun tingkat risiko ini tidak terlalu tinggi, namun ingat bahwa sarapan yang sehat dapat mengurangi risiko serangan jantung.
Orang yang menghindari sarapan juga diketahui memiliki peningkatan risiko terhadap hipertensi yang menyebabkan penyumbatan arteri.
Hal ini bisa meningkatkan kemungkinan terkena penyakit jantung dan stroke.
Baca Juga: 5 Fitur WhatsApp yang Jarang Diketahui Pengguna Padahal Berguna Banget dan Super Canggih, Apa Saja?
2. Resiko Diabetes Tipe-2 Lebih Tinggi
Harvard University School of Public Health melakukan penelitian yang bertujuan menemukan hubungan antara kebiasaan makan dan kesehatan.
Lebih dari 46 ribu wanita berpartisipasi dalam penelitian ini yang dilakukan kurang lebih enam tahun.
Berdasarkan hasil penelitian, wanita yang memiliki kebiasaan menghindari sarapan pagi mempunyai risiko lebih tinggi terkena diabetes tipe-2 dibandingkan wanita yang sarapan setiap hari.
Lebih buruk lagi, wanita pekerja yang melewatkan makan pagi memiliki peluang 54 persen lebih besar terkena diabetes tipe 2.
Lebih lanjut, melewatkan sarapan dapat mempengaruhi gen yang terlibat dalam jam sirkadian dan metabolisme serta menyebabkan peningkatan gula setelah makan.
3. Melewatkan Sarapan Dapat Menyebabkan Kenaikan Berat Badan
Jika kamu sedang menjalani program penurunan berat badan dan memiliki kebiasaan melewatkan sarapan, maka lebih baik pikirkan lagi sekarang.
Menurut penelitian yang dilakukan, orang yang melewatkan makan pagi memiliki peluang lebih tinggi untuk mengalami kenaikan berat badan.
Karena mereka yang melewatkan sarapan cenderung mengonsumsi lebih banyak kalori, lemak jenuh dan gula sederhana saat makan siang dan makan malam.
“Melewatkan sarapan dapat mengganggu kadar hormon, termasuk hormon rasa lapar ghrelin dan leptin, yang dapat menyebabkan makan berlebihan di kemudian hari. Selain itu, melewatkan sarapan akan meningkatkan hormon stres, kortisol,” kata Dominique Andreoli, seorang ahli gizi.
4. Dampak Negatif Terhadap Suasana Hati dan Tingkat Energi
Menurut penelitian dalam jurnal Physiological Behavior pada 1999, menghindari sarapan dapat berdampak negatif pada energi dan suasana hati.
Tim peneliti asal Inggris melakukan penelitian terhadap 144 orang sehat yang menjalani puasa semalaman.
Kelompok itu dibagi menjadi tiga yaitu kelompok satu diberi sarapan sehat secukupnya, kelompok kedua hanya diberi kopi dan kelompok ketiga tidak diberi sarapan.
Tiga kelompok tersebut kemudian dipantau selama beberapa jam.
Menurut hasil penelitian, kelompok yang tidak diberi sarapan menunjukkan kemampuan ingatan paling buruk dan tingkat kelelahan paling tinggi sedangkan tidak ada perbedaan yang signifikan antara dua kelompok lainnya.
5. Bisa Menyebabkan Migrain
Hipoglikemia adalah istilah medis yang digunakan untuk menunjukkan rendahnya kadar gula darah.
Melewatkan makan dapat memicu penurunan kadar gula dan dapat meningkatkan tekanan darah sehingga dapat memicu migrain dan sakit kepala.
Efek ini akan lebih tinggi jika kamu melewatkan sarapan.
Hal ini karena sarapan adalah makanan pertama yang dikonsumsi setelah hampir 12 jam tidak makan.
Jadi jika kamu sering sakit kepala dan migrain di pagi hari, mungkin salah satu penyebabnya adalah karena tidak sarapan.***