AYOJAKARTA.COM – Istirahat semakin dikenali sebagai sesuatu yang sangat penting bagi kinerja dan proses pembelajaran.
Jenis istirahat beragam mulai dari liburan, tidur malam yang nyenyak, berjalan-jalan santai di taman selama satu jam hingga menyisihkan beberapa menit untuk menikmati secangkir kopi.
Ketika belajar dan bekerja, metode seperti Teknik Pomodoro semakin populer dilakukan.
Di mana seseorang mengatur waktu untuk istirahat singkat selama 5 menit setelah konsentrasi bekerja selama 25 menit.
"Jika kamu ingin meningkatkan produktivitas dalam bekerja atau belajar, kamu hanya perlu mengambil waktu istirahat selama lima menit tanpa melakukan apa-apa." ujar Paul Ginns, seorang ahli pendidikan psikologi, dikutip AyoJakarta dari The University Of Sydney, Rabu (6/9/2023).
Baca Juga: 5 Fitur WhatsApp yang Jarang Diketahui Pengguna Padahal Berguna Banget dan Super Canggih, Apa Saja?
Paul Ginns juga menekankan bahwa selama istirahat tersebut sangat penting melakukan sesuatu yang berbeda.
Kamu perlu menjauh dari komputer atau perangkat elektronik, melakukan pernapasan atau duduk dengan tenang untuk memberi otakmu istirahat dari tugas yang sedang dihadapi.
Aktivitas seperti bermain media sosial tidak dianggap sebagai istirahat karena kamu memerlukan waktu tanpa adanya gangguan dari alat elektronik apapun.
Paul Ginns menjelaskan bahwa kita perlu menggunakan otak untuk menjaga fokus agar bisa belajar atau memecahkan masalah.
Namun, perhatian kita memiliki keterbatasan dan bisa dengan cepat habis terkuras.
Penemuan bahwa kita dapat memulihkan perhatian dengan cukup istirahat selama 5 menit adalah sesuatu yang luar biasa.
Ini adalah cara produktif yang mudah diakses oleh siapapun.
Mengapa istirahat dapat membantu dalam belajar dan bekerja?
Menurut Paul Ginns, banyak keterampilan kognitif seperti matematika membutuhkan tingkat konsentrasi yang tinggi agar dapat dikuasai.
Namun yang perlu diperhatikan adalah sumber daya kognitif kita dapat menjadi terkuras ketika terus-menerus menggunakan pikiran untuk memecahkan masalah atau belajar.
Tetapi dengan istirahat singkat, baik itu dalam bentuk istirahat yang tidak terstruktur atau bahkan melibatkan aktivitas seperti menonton video alam 'virtual' ternyata memiliki dampak yang bermanfaat.
Istirahat ini dapat membantu siswa meningkatkan kemampuan dalam berkonsentrasi dan belajar secara lebih efektif.
Tentu saja, prinsip ini tidak hanya berlaku dalam konteks pendidikan tetapi juga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Terutama bagi mereka yang sedang mempelajari keterampilan baru atau harus berkonsentrasi pada tugas yang kompleks.
Dengan kata lain, memberikan diri kita waktu untuk beristirahat dengan benar dapat menjadi faktor yang mendukung dalam meningkatkan hasil pembelajaran dan produktivitas.
Teknik yang bisa digunakan
Salah satu metode yang populer saat ini adalah Teknik Pomodoro.
Dalam teknik ini, kamu bekerja selama 25 menit dan kemudian beristirahat selama lima menit.
Ini adalah pendekatan yang telah terbukti efektif dalam meningkatkan produktivitas.
Namun ada juga cara lain yang bisa kamu coba seperti bernapas dalam-dalam atau mencari ketenangan dalam diri yang sudah digunakan selama ini oleh banyak orang.
Poin kunci di sini adalah memberikan otak waktu singkat untuk benar-benar beristirahat selama lima menit.
Jadi tidak peduli metode apa yang dipilih, terpenting adalah memberikan waktu cukup bagi otak untuk merilekskan diri selama lima menit sebelum melanjutkan tugas yang kompleks.***
Share this article
Berikut ini manfaat mengistirahatkan otak selama lima menit yang ternyata mampu meningkatkan produktivitas.