AYOJAKARTA.COM – Dunia sepak bola dikejutkan dengan kabar Cristiano Ronaldo yang secara tiba-tiba menghadiri wawancara eksklusif. Jawaban-jawaban dari Ronaldo dalam wawancaranya membuat banyak pro dan kontra baik dari fansnya, fans Manchaster United maupun fans bola lainnya.
Pihak Manchaster United segera mengambil tindakan. Erik ten Hag sebagai manajer MU telah menyampaikan kepada petinggi klub bahwa Ronaldo tidak boleh bermain untuk MU lagi.
Erik ten Hag telah mengadakan pertemuan dengan Joel Glazer, Richard Arnold, dan John Murtough untuk membahas dampak dari wawancara Ronaldo kepada Manchaster United.
Baca Juga: Chef Arnold Jadi Koki di KTT G20, Masakannya Langsung Dipantau Jokowi hingga Luhut Binsar
Pasalnya dalam wawancara yang dilakukan selama 90 menit bersama dengan Piers Morgan tersebut, Ronaldo mengkritik habis-habisan tentang semua yang berhubungan dengan MU.
Dikabarkan bahwa Ronaldo sudah menunggu momen dimana dirinya bisa mengeluarkan unek-unek yang dia rasakan selama bergabung dengan klub MU. Bahkan Piers Morgan mengaku wawancara tersebut terjadi atas dasar permintaan dari Ronaldo sendiri.
Dilansir AyoJakarta dari akun Twitter @utdfocusid, akibat wawancara ini, Ten Hag sampai harus menunda liburannya untuk menangani masalah yang disebabkan oleh Ronaldo.
Pendapat yang Ronaldo utarakan dalam wawancara dinilai terlalu pedas dan menjatuhkan nama baik manajer dan timnya. Terlebih lagi Ronaldo mengaku sama sekali tidak menghormati sang manajer yaitu Erik ten Hag.
“Saya tidak menghormati Erik ten Hag karena dia tidak menunjukan rasa hormat kepada saya,” ucap Ronaldo.
“Jika dia tidak menghormatiku, maka saya tidak akan menghormatimu sedikitpun,” tambahnya.
Semakin runyam, sekarang tim MU mengambil langkah untuk mendapat nasihat hukum tetang cara terbaik untuk menangani situasi ini.
Agen sepak bola Portugal Jorge Mendes telah mengambil langkah untuk mendekati klub-klub seperti Chelsea, Bayern Munich, Napoli, Sporting Lisbon, dan Newcastle. Pendekatan ini dilakukan untuk mencari klub baru bagi Ronaldo setelah MU mengeluarkannya.
Tapi ternyata usahanya bisa dibilang cukup sulit karena saat ini hanya sedikit yang tertarik kepada Ronaldo.
Teddy Sheringham sebagai mantan pemain MU memberikan tanggapan tentang tindakan yang dilakukan oleh Ronaldo.
“Dia telah menjadi salah satu dari 2 pemain terbaik selama 20 tahun terakhir, itu memang tidak dapat disanggkal. Tetapi ketika seorang pemain berbicara seolah-olah dia tampak lebih besar dari sebuah klub sepak bola, itu tidak boleh terjadi,” ujarnya.
“Dia (Cristiano Ronaldo) berpikir dia lebih besar dan lebih baik dari pada di mana dia berada sekarang. Dia perlu menyadari bahwa dia telah melewati masa terbaiknya sebagai pesepakbola. Dia tidak berusia akhir 20-an lagi, dia berusia akhir 30-an, dan anda harus berhati-hati,” kata Teddy Sheringham.
Baca Juga: Calon ASN Harus Siapkan Sertifikat ini untuk Pendaftaran CPNS 2023
“Bahwa dia tidak menghormati manajer adalah hal utama. Itulah akhir dari dirinya di Manchaster United. Tidak mungkin dia bisa kembali setelah Piala Dunia dan berpikir semuanya akan baik-baik saja. Ini tidak akan terjadi,” pungkasnya.
Terlepas dari kontra tentang wawancara Ronaldo, walaupun kritikannya dinilai sangat pedas tetapi dirinya menganggap wawancara ini harus dilakukan untuk bisa merubah MU menjadi lebih baik.
“Seperti yang dikatakan Picasso, anda harus menghancurkan untuk membangunnya kembali. Dan jika mereka memulainya dari saya, maka itu tidak masalah,” ujar Ronaldo.***