Sport

Timnas Pelajar U-15 Batal ke Italia karena Covid-19

Oleh: Admin Selasa 11 Agu 2020, 20:07 WIB
Dua legenda Timnas Indonesia dan Persija Jakarta, Gendut Doni (kiri) dan Anang Makruf saat di Lapangan Banyuanyar, Kota Solo, Sabtu (8/8/2020). (Ayojakarta.com/Budi Cahyono)

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM – Timnas Pelajar U-15 yang dibentuk Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dipastikan batal ke Italia dikarenakan pandemi Covid-19.

Pelatih kepala Timnas U-15, Gendut Doni Christiawan menjelaskan, rencana awalnya tim akan terbang ke Italia pada akhir tahun ini. Namun karena situasi Covid-19 belum membaik di negeri pizza, turnamen kelompok usia di bawah 15 tahun tersebut juga turut dibatalkan.

“Ke Italia dipastikan batal, namun Kemenpora tetap memberi kepastian anak-anak yang ikut seleksi dan dinyatakan lolos. Ke depannya tetap akan bermain di luar negeri,” kata Gendut Doni kepada Ayojakarta.com, Selasa (11/8/2020).

AYO BACA : Sutan Zico Tersingkir dari TC Timnas U-19

Dia menambahkan, sebagai ganti batalnya Italia, timnas U-15 akan memiliki Turki atau ke Jepang. Mantan penggawa Persija Jakarta pada era emas tahun 2001 itu mengakui pihaknya saat ini tengah merancang agenda untuk kembali mengumpulkan pemain.

Di mana seleksi tahap kedua akan digelar 25-31 Agustus mendatang. Seleksi tersebut sebagai langkah lanjutan dari seleksi tahap awal yang digelar di Stadion Sriwedari, Kota Solo pada 12 Maret 2020, sebelum diberlakukan KLB Covid-19.

“Rencana awal, seleksi tahap kedua dijadwalkan digelar di Makassar, namun ternyata batal.  TC kedua diganti ke Palembang, karena katanya Palembang masuk sebagai salah satu venue Piala Dunia, makanya TC pindah ke sana,” tutur mantan bomber Persijap Jepara tersebut.

AYO BACA : Terungkap! Ini Rahasia Persija Jakarta Juara Ligina 2001

Selanjutnya, TC tahap kedua ada 60 orang, yang nanti akan dicari 22 pemain yang lolos skuad Timnas Pelajar U-15. Sebelumnya saat seleksi di Solo diikuti 120-an pemain dari berbagai provinsi.

Striker Timnas Indonesia era tahun 2000-an tersebut mengatakan, potensi pesepak bola muda Indonesia sangat potensial di seluruh penjuru Tanah Air. Apalagi, lanjutnya, jika Kemenpora menggelar secara rutin Piala Menpora sebagai ajang pesepak bola usia dini.

Program TC dan seleksi sebenarnya sudah disusun tim pelatih, namun semuanya direvisi karena adanya pandemi Covid-19. Selain jadwal seleksi dan lokasi TC, ternyata beberapa laga uji coba juga dipastikan batal.

“Harusnya bulan ini kita beruji coba dengan Timnas U-16 bentukan federasi PSSI, tapi batal karena pandemi. Kami harap sebelum ke luar negeri memang harus beruji coba dengan tim selevel,” ungkapnya.

Semasa aktif bermain sepak bola, pria jebolan Diklat Salatiga itu pernah membela tim-tim besar seperti Persija Jakarta, Persikota Tangerang, Persebaya Surabaya, Arema Malang, PSIS Semarang, hingga Persijap Jepara. Pemain yang identik dengan nomor 22 tersebut juga masuk dalam skuad Baretti yang menimba ilmu di Italia.

AYO BACA : Persija Glory 2001, Mengenang Kejayaan Persija saat Juara Ligina 2001

Reporter Admin
Editor Budi Cahyono