AYOJAKARTA.COM - Bikin geleng kepala dan harus jadi sorotan, Gajah Sumatera di Pusat latihan Gajah (PLG) Sebanga, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis, Riau kini hanya memiliki lahan 1 hektar saja.
Padahal gajah sumatera di PLG saat ini hanya tersisa 6 ekor saja.
Sebagai informasi, dahulu lahan tempat tinggal para gajah ini mencapai 5.700 hektar, namun sekarang hanya sisa 1 hektar saja.
Hal ini karena perubahan fungsi hutan menjadi perkebunan kelapa sawit dan pemukiman warga, bahkan gajah disebut sebagai 'hama'.
Rumah tinggal satwa yang dilindungi ini terancam punah, dari 6 ekor gajah yang tersisa kini terdiri dari 1 jantan dan 5 betina.
Dikutip dari situs Badan Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, PLG sendiri didirikan pada tahun 1998.
PLG dibangun sebagai upaya penganan konflik antara gajah dan manusia di Riau yang kala itu sangat masif terjadi.
PLG Sebangga hadir sebagai tempat hidup aman bagi pada gajah liar, sehingga manusia tahu batasan untuk pengusiran terhadap gajah.
Padahal dalam Surat Keputusan Gubernur Riau tahun 1992, PLG Sebangga yang terdiri dari lahan seluas 5.700-5.873 hektar dibuat sebagai habitat dan kawasan latihan bagi gajah sumatera.
Namun, kini rumah gajah sumatera hanya tersisa 1 hektar saja.***