AYOJAKARTA.COM - Pilu Gajah Sumatera yang harus menjadi salah satu korban banjir-longsor yang ditemukan di antara puing-puing kayu kawasan Mereudu, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh.
Potret dari bangkai Gajah pun ramai dibagikan di media sosial sejak, Sabtu, 29 November 2025.
Bangkai Gajah Sumatera ini menjadi salah satu korban makhluk hidup akibat banjir yang terjadi di Aceh sejak Selasa, 25 November 2025.
Sebagai informasi banjir-longsor di Indonesia bukan hanya terjadi di satu titik saja, kekinian bencana ini terjadi di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat hingga daerah Jayapura.
Curah hujan yang tinggi hingga adanya Siklon Tropis Senyar menjadi salah satu pemicu banjir-longsor di Indonesia terjadi, terlebih adanya deforestasi hutan dan degradasi lingkungan akibat.
Gajah Sumatera
Populasi Gajah Sumatera di Indonesia sendiri saat ini cukup mengkhawatirkan karena terjadi penurunan bahkan hanya berkisah di bawah 1.500 ekor di Pulau Sumatera,
Bahkan kasus Gajah Sumatera di Taman Nasional Tesso Nilo kini jadi sorotan karena habitat alaminya semakin berkurang akibat perambahan hutan ilegal untuk perkebunan kelapa sawit.
Hal ini menyebabkan konfilk antara manusia dan satwa liar, yang menginginkan Gajah keluar dari kawasan hutan tersebut.
Bahkan populasi Gajah Sumatera di Tesso Nilo berkurang dari 200 ekor di tahun 2004 menjadi 150 ekor.***

Share this article
Pilu Gajah Sumatera yang harus menjadi salah satu korban banjir-longsor yang ditemukan di antara puing-puing kayu kawasan Mereudu, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh.