AYOJAKARTA.COM – Sebuah video yang memperlihatkan aksi dramatis seorang pengemudi ojek online (ojol) di Jakarta Timur mendadak viral di media sosial.
Dalam video tersebut, sang driver tampak memohon-mohon hingga memanjat mobil petugas agar motornya tidak diangkut saat ia sedang mengambil pesanan makanan.
Kejadian yang memicu perbincangan hangat di masyarakat ini terjadi pada Rabu, 17 Juni 2026, dalam sebuah operasi gabungan penertiban parkir liar.
Diketahui, motor milik driver bernama Sulis Agung Wibowo tersebut ditindak karena parkir di atas trotoar yang dinilai mengganggu arus lalu lintas dan pejalan kaki.

Kronologi dan Tindakan Petugas
Kepala Sudinhub Jakarta Timur, Harlem Simanjuntak, menjelaskan bahwa penertiban tersebut didasarkan pada Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2014 tentang Transportasi. Saat itu, petugas tengah melakukan tindakan "angkut jaring" terhadap kendaraan yang melanggar aturan parkir.
"Pada kegiatan tersebut, petugas menindak lima sepeda motor yang parkir di atas trotoar," ujar Harlem dalam keterangannya.
Meski pemilik sempat memohon karena motor tersebut adalah sarana utamanya mencari nafkah, petugas tetap melanjutkan proses pengangkutan demi keselamatan selama proses evakuasi di jalan raya.
Merespons kegaduhan yang timbul, jajaran Sudinhub Jakarta Timur menunjukkan itikad baik dengan mendatangi langsung rumah Sulis Agung Wibowo pada Sabtu, 20 Juni 2026.
Kedatangan tersebut bertujuan untuk meluruskan informasi sekaligus menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi.

Harlem menegaskan bahwa ke depannya, pihak Dishub akan melakukan evaluasi agar petugas di lapangan dapat bertindak lebih humanis dan persuasif dalam memberikan pelayanan.
Di sisi lain, Sulis selaku pemilik motor secara sportif mengakui kesalahannya. Ia membenarkan bahwa dirinya memang memarkirkan motor bukan pada tempatnya saat mengambil orderan.
Sulis juga mengklarifikasi bahwa motornya tidak ditahan lama.
Setelah dibawa ke kantor Sudinhub Jaktim dan menandatangani surat pernyataan untuk tidak mengulangi pelanggaran, motornya langsung dikembalikan pada hari yang sama tanpa dipungut biaya sepeser pun.

Kejadian viral ini juga mendapat perhatian dari Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah selalu memantau perkembangan di media sosial untuk merespons keluhan warga dengan cepat.
"Suku Dinas Perhubungan sudah mendatangi kediamannya. Artinya, kami bergerak cepat," tegas Rano.
Ia menambahkan bahwa meskipun respons dilakukan dengan sigap, proses perbaikan di lapangan tetap membutuhkan waktu untuk evaluasi lebih lanjut.***