Viral

Viral di Medsos! Kisah Ida Susanti Menikah Puluhan Tahun dengan Suami yang Ternyata Seorang Perempuan

Oleh: Nuriyah Nofasari Sabtu 30 Sep 2023, 06:22 WIB
Ida Susanti Menikah Puluhan Tahun dengan Suami yang Ternyata Seorang Perempuan

AYOJAKARTA.COM - Media sosial gempar dengan kisah Ida Susanti yang secara mengejutkan menikah dengan seorang perempuan.

Bukan karena Ida Susanti memiliki orientasi sesama jenis, tetapi karena ia telah ditipu oleh suaminya yang pada awalnya mengaku sebagai seorang laki-laki.

Ida Susanti berbagi kisahnya melalui akun Tiktok @yolayola8040 dan platform lainnya di akun @yolayola11063.

Baca Juga: 5 Tips Membuat Video TikTok agar Viral dan Masuk FYP, Hashtag Punya Pengaruh?

Dalam postingannya, Ida Susanti memamerkan berbagai foto yang menggambarkan perjalanan awal hubungannya dengan Nardinata Marshioni Suhaimi hingga perjalanan mereka berbulan madu ke luar negeri.

Menurut cerita yang dibagikan di kedua akun tersebut, Ida awalnya berkenalan dengan Nardinata Marshioni Suhaimi melalui SMS pada bulan Juni 2000.

Pertemuan mereka berlanjut ke dunia nyata, dan Nardinata Marshioni Suhaimi memperkenalkan diri dengan menunjukkan KTP dan akte kelahirannya, yang keduanya menyatakan bahwa Nardinata adalah seorang laki-laki.

Baca Juga: Viral! Puluhan Siswa SD di Bandung Barat Keracunan Jajanan Cimin, Satu Siswa Dikabarkan Meninggal Dunia

Tiga minggu setelah pertemuan pertama, Nardinata datang untuk melamar Ida dan keduanya merencanakan acara lamaran pada akhir Juli 2020 di Surabaya.

Selanjutnya, mereka melaksanakan pernikahan di Jakarta pada tanggal 30 Juli 2000 setelah menyelesaikan proses administrasi pernikahan.

Pasangan ini lalu pergi berbulan madu ke tiga negara, dengan Thailand sebagai negara pertama yang mereka kunjungi.

Baca Juga: WADUH! Muncul Lagi Video Viral Kekerasan dari Sekolah yang Sama di Cilacap?

Namun, di Thailand, Nardinata mengakui bahwa dirinya adalah seorang perempuan dan hanya mencari pendamping untuk menemaninya.

"Saya pun shock, kaget dan menangis, lalu kami berantem hebat. Saya dipukuli dan diancam mau dibunuh, dia juga meminta saya untuk mengurus abu orang tua serta 3 orang anak angkatnya," ucap akun tersebut.

Setelah terjadi pertengkaran hebat, Ida bertanya berapa lama ia harus tetap bersama Nardinata.

Baca Juga: Terungkap! Motif Kasus Viral Bullying Terhadap Siswa SMP 2 Cimanggu, Cilacap, Ternyata karena...

Sebab Ida bukan seorang lesbian dan tidak ingin hidup dalam hubungan seperti itu.

Namun, Nardinata berjanji untuk memenuhi semua kebutuhan Ida sebagai seorang istri dan bahkan membelikan rumah untuknya.

Janji Nardinata dipenuhi, dan setelah tiga bulan menikah, Ida mendapatkan rumah di Pakuwon City, Taman Mutiara C3 Nomor 261.

Baca Juga: Viral Video Perundungan Siswa SMP di Cilacap Ternyata Gara-gara Hal Sepele, Begini Respons Polres Cilacap

Setelah memiliki rumah, Ida membuka toko spare part mobil Eropa Mercedes-Benz berdasarkan pengalamannya selama 15 tahun bekerja di bengkel Mercy.

Namun, masalah antara mereka tidak berakhir di sini.

Emiliana, seorang perempuan dari Balikpapan, Kalimantan Timur, muncul dan mengaku sebagai istri Nardinata.

Baca Juga: Viral Video Kekerasan Siswa SMP di Cilacap, Netizen Geram dan Minta Korban Jangan Mau Damai

Emiliana bahkan merampas mobil dan pakaian milik Nardinata atas perintah dari suaminya.

Kisah ini semakin rumit dengan serangkaian pertengkaran, pemukulan, dan penipuan, termasuk Nardinata yang meminta Ida mengirimkan spare part mobil Mercedes ke Jakarta tanpa membayarnya sebesar Rp 50 juta.

Ida merasa dirinya mengalami kerugian materi dan non-materi, termasuk kejahatan seksual yang ia alami.

Baca Juga: Sempat Viral, Polisi Sebut Siswi SD Kelas 6 di Pesanggrahan Bukan Terjatuh, Temukan Barang Bukti Ini di TKP

Pada tahun 2002, setelah terus menerima teror dan ancaman pembunuhan, Ida akhirnya melaporkan Nardinata ke Polda Jatim.

Secara bersamaan, Nardinata juga melaporkan hilangnya sertifikat rumah yang dihuni oleh Ida dan menjual rumah tersebut kepada keponakannya.

Namun, laporan Ida tidak mengalami perkembangan yang berarti.

Setelah menunggu selama 21 tahun, Ida Susanti akhirnya memutuskan untuk berbicara di media sosial dengan harapan mendapatkan perhatian dan keadilan atas masalahnya yang rumit ini.***

Reporter Nuriyah Nofasari
Editor Desi Kris