AYOJAKARTA.COM - Peristiwa bencana alam gempa bumi baru saja terjadi di kawasan Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta pada Jumat malam, 30 Juni 2023.
Gempa tersebut tidak hanya dirasakan warga Yogyakarta, namun getarannya terasa juga hingga wilayah Kediri, Magelang dan lainnya.
BMKG menyatakan kekuatan gempa tersebut mencapai skala 6,4 Magnitudo dan terjadi sekitar pukul 19.57 WIB.
Salah satu warganet lantas mengaitkan bencana alam dengan sebuah fenomena yang diduga sebagai pertanda terjadinya gempa.
Viral di media sosial, akun Twitter @lohmanir mengunggah sebuah foto.
Dalam unggahan itu tampak kondisi langit terbelah di daerah Yogyakarta sebelum terjadinya gempa.
Ia pun menuliskan sebuah caption yang menyebut bahwa foto itu diambil sebelum terjadinya gempa tersebut.
"Tanda tanya sebelum terjadinya gempa, temen gua yang kuliah di jogja tadi sore bikin SW ini. setelah gua tanya mbah Google katanta pertanda datang bencana baru / terjadi gempa, dan ternyata benar," tulisnya di akun media sosial.
Sontak saja banyak dari warganet yang ikut bertanya-tanya dan penasaran terkait unggahan tersebut.
Ada yang percaya ada juga yang kontra, di antara warganet ada yang tidak membenarkan langit terbelah sebagai pertanda akan terjadi peristiwa.
Fenomena langit terbelah ini bisa disebut sebagai Sinar Krepuskular dan bisa terjadi karena terhalangnya cahaya matahari.
Baca Juga: Selalu Optimis, Inilah 5 Karakteristik Orang yang Lahir di Bulan Juli
Biasanya penampakan ini hanya bisa dilihat pada pagi atau sore hari saat matahari berada di ufuk.
"Sinar krepuskular adl fenomena saat terhalangnya cahaya Matahari. Penampakan bayangan tersebut pastinya hanya bisa terlihat pagi atau sore hari saat Matahari berada di ufuk dan dipastikan bayangan selalu searah dengan posisi Matahari," tulis Twitter @Jogja_Uncover.
Adapun fakta yang sebenarnya terkait langit terbelah atau Sinar Krepuskular dapat terjadi karena beberapa hal.
Baca Juga: 10 Cara Cerdas Menghadapi Orang Egois, Salah Satunya Jangan Terbawa Permainan
Pertama, fenomena ini bisa terjadi karena adanya penutupan dari awan di langit yang tidak bisa dilihat oleh pengamat.
"Penyebab bayangan. Pertama, bisa karena penutupan awan nun jauh disana yang tak terlihat oleh pengawatm", tulis Twitter @Jogja_Uncover.
Lalu, yang kedua akibat tertutup oleh gunung.
Baca Juga: Aplikasi BRImo Error, Warganet Keluhkan Tak Bisa Transaksi Melalui Aplikasi Hingga Kartu ATM
Akun itu mengunggah sebuah penampakan langit terbelah yang diambil saat sore hari pada pukul 05.30, menurut penjelasanya pada jam tersebut semburat cahaya telah terlihat dan mampu membuat bayangan di langit.
Sehingga, ia menyimpulkan bahwa fenomena ini bisa terjadi karena antara pengamat dan matahari terdapat penghalang pembentukan bayangan yakni gunung.
Selain itu, ada banyak faktor lainnya yang menyebabkan fenomena ini bisa terjadi, salah satunya kondisi atmosfer, jarak dan posisi pengawet.
"Intinya, ini hanya fenomena biasa," jelasnya.***