Viral

Update Oknum Polisi Viral Siksa Mantan Pacar, Sahabat Korban Ungkap Kronologi Kejadian Kejinya: Berdarah-darah

Oleh: Desta Nurwati Siamyah Rabu 08 Mar 2023, 10:24 WIB
Update Oknum Polisi Viral Siksa Mantan Pacar, Sahabat Korban Ungkap Kronologi Kejadian Kejinya Berdarah-darah

AYOJAKARTA.COM -- Viral di media sosial seorang oknum polisi yang diduga melakukan tindak kekerasan kepada mantan pacarnya.

Hal ini terlihat dari postingan Instastory teman korban yang mengunggah kondisi sahabatnya yang tengah menjalani perawatan intensif.

Setelah dikonfirmasi, Kapolresta Sukabumi membenarkan bahwa oknum polisi tersebut merupakan salah satu anggotanya.

Baca Juga: Naik ke Proses Penyelidikan KPK, 40 Rekening Rafael Alun Diblokir, PPATK Ungkap Ada Mutasi Gaib Ratusan Miliar

Korban perempuan yang dianiaya oleh seorang oknum polisi ini berinisial ST (25).

Kronologi kejadian viral oknum polisi siksa mantan pacar

Awalnya rekan korban UL (25) mengunggah Instastory sebuah foto sahabatnya yang menjadi korban kekerasan oknum polisi itu tengah menjalani perawatan di rumah sakit.

"Astaghfirullah yaAllah sayang, cepet sembuh dan dijauhkan dari laki-laki gila. Aamiin," tulis keterangan Instastory UL dikutip Ayojakarta.com melalui kanal YouTube tvOneNews.

Kemudian UL juga sempat menceritakan kronologi kejadian oknum polisi yang siksa ST sebagai mantan pacarnya.

Disampaikan oleh UL bahwa korban sempat dipaksa melakukan percobaan bunuh diri oleh oknum polisi tersebut.

Baca Juga: Sempat Viral Tangisan Rohani Simanjuntak Tante Brigadir Yosua, Martin Simanjuntak Akhirnya Buka Suara!

Bahkan diketahui oknum polisi tersebut juga mengancam akan membunuh ST jika tidak melakukan percobaan bunuh diri sesuai permintaannya.

"Menurut informasi sebenarnya dari korban dan teman-teman di Bandung, korban dipaksa melakukan percobaan bunuh diri kalau tidak dia akan dibunuh oleh pelaku," tulis keterangan UL.

Sehingga, korban tertekan dan terpaksa melempar sebuah gelas kaca ke bagian kepalanya.

Pecahan gelas tersebut juga terkena pembuluh darah korban yang membuatnya berlumuran darah.

Setelah itu, oknum polisi ini diketahui malah memukuli korban hingga terluka lalu pergi meninggalkannya di tempat kejadian.

Baca Juga: Buntut Info Viral Ibu Hamil Meninggal karena Ditolak RSUD Subang, Pihak Rumah Sakit Beri Klarifikasi Begini

"Korban tertekan dan terpaksa melemparkan gelas ke kepala dan terkena pembuluh darah di tangan, setelah berdarah-darah kemudian korban dipukul oleh pelaku, dan pelaku pergi meninggalkan korban di tempat kejadian," ujar UL.

Disampaikan juga bahwa korban dengan oknum polisi sempat adu argumen, baru setelah itu terjadi penganiayaan.

"Ini temen di Bandung fit, dia berantem sama pacarnya/mantannya gitu, disayat tangannya terus dipukulin disiksa, ya Allah amit-amit laki-laki jaman sekarang parah-parah," penjelasan lain ketika seseorang bertanya dan membalas unggahan tersebut.

Dalam unggahan tersebut terlihat sebuah foto yang menunjukkan kondisi kamar mandi dengan lantai yang kotor berceceran darah dan sisa serpihan kaca yang pecah.

Baca Juga: Resmi Diperiksa KPK! Beda Ekspresi Rafael Alun Vs Eko Darmanto, Eks Pejabat Bea Cukai Yogya yang Viral

"Kenapa manusia makin kesini makin mengerikan kelakuannya yaAllah," tulis keterangan dalam unggahan tersebut.

Saat ini, UL sudah melapor kepada pihak berwajib dan masih menunggu persoalan ini diselesaikan dengan baik.

UL berharap pihak berwajib bisa bijak menangani kasus oknum polisi yang menyiksa rekannya tersebut.

"Kita berdoa yaa semoga masalah ini bisa diselesaikan dengan baik dan bijak oleh pihak yang berwajib," tulis harapan UL.

AKBP Zainal Abidin, Kapolresta Sukabumi membenarkan bahwa pelaku merupakan salah satu anggotanya yang bertugas di Sat Narkoba.

"Kami membenarkan bahwa yang disampaikan oleh pelapor saudari S atau temannya, terkait salah satu personil di Polresta Sukabumi, itu betul," ungkap Zainal, dikutip AyoJakarta.com melalui kanal YouTube KOMPAS TV.

Informasi terbaru disampaikan Zainal bahwa kini terlapor sedang menjalani pemeriksaan Propam Polda Jawa Barat.***(Desta Nurwati Siamyah)

Reporter Desta Nurwati Siamyah
Editor Wahyu Vitaarum