AYOJAKARTA.COM--Pertengkaran berujung aksi KDRT antara Ferry Irawan dengan Venna Melinda terjadi pada Minggu, 8 Januari 2023.
Peristiwa ini menjadi kabar paling banyak beredar di sejumlah sosial media, pasalnya pasangan Ferry Irawan dengan Venna Melinda diketahui publik sebagai pasangan bahagia.
Namun seiring dengan meluasnya gambar wajah Venna Melinda yang terlihat mengucurkan darah, membuat warganet tersulut amarah.
Berbagai kecaman yang datang dari warganet akhirnya membuat Ferry Irawan beserta Jefri Simatupang, selaku kuasa hukumnya melakukan pembelaan diri.
Dalam sanggahan terhadap berita yang beredar luas, Ferry menyatakan bahwa pada awalnya ia hanya berniat menenangkan sang istri yang histeris.
“Waktu itu saya berniat menenangkan istri yang histeris, istri saya berusaha menyakiti diri sendiri,” jelas Ferry kepada media.
Beredarnya foto berdarah yang banyak diunggah di jejaring sosial, pakar telematika Abimanyu ungkap ada sejumlah keganjilan.
“Normalnya seseorang saat mengalami KDRT nggak mungkin cuma 1, tapi beberapa angle akan difoto,” ujar Abimanyu.
Lebih lanjut, Abimanyu mempertanyakan kenapa bukti swafoto andalan untuk maju ke persidangan yang dimiliki korban hanya ada 1 foto.
“Jika dilihat dari lukanya, ada darah yang keluar banyak dari hidung sebelah kiri hingga sampai ke baju,” tambahnya.
Baca Juga: Tsamara Ungkap 2 Pelajaran Kasus KDRT Venna Melinda Melinda yang Tidak Boleh Diabaikan
Abimanyu juga mempertimbangkan akan ada trauma akibat pukulan yang berat sekali, dan satu-satunya asal pukulan tersebut adalah melalui pipi atau bagian depannya.
“Bagaimana mungkin darah keluar dari satu lubang hidung, sementara di bagian pipinya itu tidak mengalami luka,” ujarnya, masih belum percaya.
Pakar telematika tersebut tidak mempersoalkan bukti wajah atau fisik maupun medis, sebab dirinya melihat berdasarkan bukti digital yang ia analisa.
“Kalau ada pukulan, seharusnya ada kelihatan bekasnya, ada bukti lebamnya juga bukti jika sampai terluka,” pungkas Abimanyu usai memperbesar ukuran foto.
Sehubungan dengan dugaan KDRT yang dilakukan Ferry Irawan kepada Venna Melinda, Hotman Paris memberi tanggapan.
“Tapi memang, dia berusaha membela diri sampai akhirnya dia bisa keluar kamar dengan hidung yang sudah berdarah-darah,” jelas Hotman.
Lebih lanjut, Hotma menjelaskan bahwa keinginan Venna untuk kembali terjun ke dunia politik disinyalir menjadi akar persoalan.
“Ada faktor tidak suka, ada kemungkinan bahwa si Suami tidak senang,” pungkas Hotman kepada awak media. ***