Wisata

7 Hidden Gem di Bali Di Tahun 2026, Masih Sepi Dan Layak Dikunjungi!

Oleh: Ananda Muhammad Firdaus Senin 20 Apr 2026, 20:35 WIB
Deretan hidden gem Bali 2026 seperti Sidemen dan Sekumpul menawarkan suasana tenang, alam asri, dan jauh dari keramaian wisata populer.

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM - Perubahan pola wisata di Bali dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan kecenderungan ke arah destinasi yang lebih tenang dan tidak terlalu padat. Sejumlah lokasi yang sebelumnya jarang diperhatikan kini mulai dilirik karena menawarkan suasana berbeda dari kawasan populer.

Perjalanan ke pulau ini biasanya diawali dengan pencarian tiket pesawat surabaya bali, sebelum menentukan area mana yang ingin dijelajahi lebih dalam. Berikut beberapa hidden gem di Bali yang masih relatif sepi pada 2026.

7 Hidden Gem di Bali Di Tahun 2026

  1. Sidemen Valley

Sidemen di Kabupaten Karangasem dikenal dengan lanskap sawah bertingkat dan latar Gunung Agung. Kawasan ini berkembang tanpa banyak perubahan besar, sehingga suasana desa masih terasa kuat. Aktivitas yang umum dilakukan antara lain berjalan di jalur persawahan atau mengunjungi rumah produksi kain tenun tradisional. Dibandingkan Ubud, Sidemen cenderung lebih tenang dengan ritme kehidupan yang berjalan lebih lambat.

  1. Munduk Village

Munduk berada di wilayah Bali Utara dengan kondisi geografis dataran tinggi. Suhu udara di kawasan ini lebih sejuk, dengan pemandangan perbukitan dan perkebunan. Air terjun menjadi salah satu daya tarik utama, disertai jalur jalan kaki yang menghubungkan beberapa titik wisata. Akses yang tidak sepadat wilayah selatan membuat kawasan ini tetap terjaga dari keramaian berlebih.

  1. Sekumpul Waterfall

Sekumpul terletak di Kabupaten Buleleng dan dikenal sebagai salah satu air terjun dengan formasi paling kompleks di Bali. Terdapat beberapa aliran air yang jatuh dalam satu kawasan, dikelilingi vegetasi lebat. Untuk mencapai lokasi, diperlukan perjalanan berjalan kaki yang cukup panjang. Kondisi ini membuat jumlah pengunjung tidak terlalu tinggi, terutama pada hari biasa.

  1. Amed Coast

Amed berada di pesisir timur Bali dengan karakter pantai berpasir hitam. Kawasan ini masih didominasi aktivitas nelayan dengan fasilitas wisata yang tidak terlalu padat. Snorkeling dan menyelam menjadi kegiatan utama karena kondisi laut yang relatif jernih. Suasana di Amed cenderung lebih tenang dibanding kawasan pantai di Bali Selatan.

  1. Nyang Nyang Beach

Pantai Nyang Nyang berada di kawasan Uluwatu, tetapi memiliki akses yang cukup menantang. Pengunjung perlu menuruni ratusan anak tangga sebelum mencapai garis pantai. Karena akses tersebut, jumlah pengunjung tidak sebanyak pantai lain di sekitarnya. Pantai ini memiliki garis pasir yang panjang dengan tebing tinggi di sekelilingnya.

  1. Jatiluwih Rice Terrace

Jatiluwih merupakan kawasan persawahan luas yang berada di Kabupaten Tabanan. Area ini dikenal dengan sistem irigasi tradisional yang masih digunakan hingga sekarang. Dibandingkan dengan sawah wisata lain di Bali, Jatiluwih memiliki area yang lebih luas dan tidak terlalu padat. Jalur jalan kaki dan sepeda tersedia untuk menjelajahi kawasan ini secara langsung.

  1. Tukad Cepung Waterfall

Tukad Cepung memiliki karakter unik karena berada di dalam celah tebing batu. Cahaya matahari yang masuk dari atas menciptakan pencahayaan alami yang berbeda pada waktu tertentu. Lokasinya tidak langsung terlihat dari jalan utama, sehingga perlu berjalan kaki untuk mencapainya. Akses yang tersembunyi membuat tempat ini tetap relatif tenang.

Perencanaan perjalanan ke berbagai destinasi seperti ini biasanya berkaitan dengan kebutuhan transportasi yang lebih luas. Saat ini, pemesanan perjalanan dapat dilakukan untuk berbagai rute dalam satu sistem. Misalnya, pencarian seperti tiket pesawat batam pekanbaru menunjukkan bahwa layanan perjalanan tidak hanya mencakup satu tujuan, tetapi juga berbagai kota lain yang dapat diakses dengan lebih mudah melalui satu platform.

Bali pada 2026 menunjukkan perkembangan yang lebih merata, tidak hanya terpusat di wilayah selatan. Beberapa kawasan yang sebelumnya jarang dikunjungi mulai dikenal, tetapi masih mempertahankan suasana yang relatif tenang.

Untuk kebutuhan perjalanan, tiket pesawat dan berbagai perlengkapan liburan dapat dipersiapkan melalui Traveloka. Tersedia promo “Waktunya Jam Terbang” yang memberikan kesempatan mendapatkan Instant Cashback hingga Rp200.000 untuk transaksi yang memenuhi kriteria. Program ini berlangsung setiap hari Senin dan Selasa dalam dua sesi waktu, yaitu pukul 11.00–13.00 WIB dan 18.00–20.00 WIB.

Reporter Ananda Muhammad Firdaus
Editor Ananda Muhammad Firdaus