Panen 200 Kg Ikan Sapu-sapu, Pramono Anung Kaget: Ancaman Serius di Balik Sungai Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Pantau Kegiatan Pembersihan Ikan Sapu-sapu di  kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara. (Sumber: Instagram.com/@pram.doel)
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Pantau Kegiatan Pembersihan Ikan Sapu-sapu di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara. (Sumber: Instagram.com/@pram.doel)
Poin Penting
  • Pemprov DKI Jakarta berhasil menjaring 200 kg ikan sapu-sapu di sungai guna menjaga keseimbangan ekosistem perairan kota.

  • Ikan invasif ini mengancam lingkungan karena merusak tanggul sungai, memicu erosi, serta memakan telur-telur ikan lokal.

  • Operasi massal akan diperluas ke seluruh wilayah Jakarta demi mengoptimalkan aliran air serta mencegah risiko banjir.

AYOJAKARTA.COM - Langkah tegas Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam menjaga ekosistem perairan mulai menunjukkan hasil.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengaku terkejut saat operasi pembersihan berhasil “memanen” hingga 200 kilogram ikan sapu-sapu dari aliran sungai di ibu kota.

Temuan ini menjadi bukti nyata betapa masifnya populasi ikan sapu-sapu di perairan Jakarta.

Spesies yang dikenal dengan nama ilmiah Hypostomus plecostomus tersebut ternyata bukan sekadar ikan biasa, melainkan ancaman serius bagi keseimbangan ekosistem.

Operasi penangkapan ikan sapu-sapu sebelumnya telah dimulai di kawasan Jakarta Pusat, tepatnya di aliran kali sekitar Grand Hyatt hingga Plaza Indonesia.

Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah kota, Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP), hingga petugas PPSU.

Pramono menegaskan bahwa operasi ini tidak hanya dilakukan di satu titik, tetapi akan diperluas ke seluruh wilayah yang memiliki populasi ikan sapu-sapu tinggi.

“Bukan hanya di Jakarta Pusat, di semua wilayah akan kita lakukan operasi,” ujarnya.

Langkah ini merupakan bagian dari strategi besar Pemprov DKI dalam memperbaiki kualitas lingkungan sekaligus mengembalikan fungsi saluran air.

Meski awalnya dikenal sebagai “pembersih akuarium”, ikan sapu-sapu berubah menjadi spesies invasif ketika dilepas ke perairan umum.

Kemampuan adaptasinya yang tinggi membuat ikan ini berkembang pesat dan mendominasi habitat.

Dampaknya tidak bisa dianggap remeh. Ikan ini memiliki kebiasaan membuat lubang di dasar dan dinding sungai, yang berpotensi merusak tanggul, memicu erosi, hingga meningkatkan risiko longsor.

Selain itu, ikan sapu-sapu juga memakan telur ikan lokal. Hal ini mengancam keberlangsungan spesies asli dan merusak rantai makanan alami di ekosistem perairan.

Penanganan ikan sapu-sapu tidak berdiri sendiri. Program ini berjalan beriringan dengan upaya pengerukan sungai dan pembersihan saluran air yang selama ini menjadi fokus Pemprov DKI.

"Kalau dibiarkan akan merusak ekosistem. Dia menggerogoti dinding dan sebagainya," ujar Pramono Anung, dilansir dari akun Instagram @pram.doel.

Dengan mengendalikan populasi spesies invasif, pemerintah berharap kapasitas aliran air dapat kembali optimal.

Ini penting untuk mengurangi risiko banjir yang kerap melanda Jakarta. “Ini komitmen kami dalam menjaga lingkungan,” tegas Pramono.

Panen 200 kilogram ikan sapu-sapu menjadi alarm sekaligus momentum bagi Jakarta untuk berbenah.

Tanpa pengendalian yang serius, populasi ikan ini berpotensi terus meningkat dan memperparah kerusakan lingkungan.

Melalui langkah terintegrasi ini, Pemprov DKI Jakarta menunjukkan keseriusan dalam menjaga ekosistem sekaligus melindungi infrastruktur kota secara berkelanjutan.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# perairan
# ikan sapu-sapu
# DKI Jakarta

Berita Terkait

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.