Bekasi

238 KARYAWAN LG ELECTRONICS POSITIF COVID-19: Jadi Berita di Media Asing

Oleh: Admin Selasa 25 Agu 2020, 19:41 WIB
Ilustrasi produk televisi LG Electronics Indonesia/instagram LG Electronics Indonesia

 

TEBET, AYOJAKARTA.COM – LG Electronics Indonesia telah menutup sementara pabrik di dekat Ibu Kota Indonesia setelah sekitar 200 karyawan terjangkit virus corona, kata perusahaan dan pejabat setempat pada Selasa (25 Agustus 2020).

Pabrik Cibitung, yang membuat televisi dan komponen tanda digital, akan ditutup selama sembilan hari setelah sekitar sepertiga dari 600 karyawannya dinyatakan positif. Demikian yang diberitakan oleh channelnewsasia.com yang bermarkas di Singapura. Berita senada juga dilaporkan oleh YonHapNews Agency, kantor berita di Korea Selatan.

Manajemen LG, menurut  channelnewsasia.com, akan melaksanakan desinfeksi untuk seluruh properti perusahaan demi keselamatan dan kesehatan karyawannya.

AYO BACA : KOPI SUSU CING ABDEL: Di Balik Lelaki Sukses, Ada…?

“Korporasi telah menguji semua karyawannya yang bekerja di pabrik, dan hanya mereka yang dites negatif yang akan kembali bekerja minggu depan,” tulis perusahaan asal Korea Selatan itu.

“Korporasi berencana untuk memperkuat jarak sosial dan langkah-langkah keamanan.”

Sementara itu, laporan dari Ayobekasi.net, dari kelompok Ayo Media Network, menyebutkan 238 karyawan PT LG Electronics Indonesia dinyatakan positif Covid-19. Operasional pabrik yang berada di kawasan MM2100, Cikarang Barat dihentikan sementara.

Hal itu disampaikan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bekasi dr Alamsyah saat dihubungi Ayobekasi.net, Selasa (25 Agustus 2020).

AYO BACA : KOPI SUSU CING ABDEL: Cerita Tentang Komeng Tapi Bukan

“Iya benar (ditutup sementara) sejak kemarin (24 Agustus 2020) hingga 14 hari ke depan,” kata dia.

Penghentian sementara operasional itu ditujukan selain untuk sterilisasi dengan penyemprotan disinfektan, juga dalam rangka kepentingan penelusuran kontak dan menghentikan penyebaran virus tersebut.

Lebih lanjut, dr Alamsyah mengatakan tidak menutup kemungkinan adanya penambahan kasus dari klaster baru ini mengingat proses penelusuran yang tengah berlangsung. Dia pun mengimbau pada masyarakat yang pernah melakukan kontak dengan karyawan LG lapor dan dilakukan cek kesehatan.

“Bisa jadi (bertambah banyak). Masih kami dalami dulu. Jika ada yang kontak dengan karyawan positif, sebaiknya lapor,” katanya.

Ditemukannya karyawan positif ini berawal dari upaya Pemerintah Kabupaten Bekasi menekan penyebaran Covid-19 dengan melakukan tes masif, terutama di kawasan industri. Ada 600 lebih karyawan LG yang sudah dilakukan swab test, 238 di antaranya dikonfirmasi terpapar virus Corona.

AYO BACA : KOPI SUSU CING ABDEL: Sepotong Roti dari Bilangan, Daerah Paling Top di Jakarta!

Reporter Admin
Editor Eries Adlin