Bisnis

Iwan Sunito Luncurkan Proyek Senilai Rp19 Triliun di Five Dock, Indonesia Salah Satu Peminat Tinggi

Oleh: redaksi, Birny Birdieni Selasa 03 Mar 2026, 11:11 WIB
Five Dock adalah salah satu kawasan paling prestisius di Inner West Sydney, dengan nilai rumah rata-rata berkisar antara Rp45 miliar - Rp60 miliar, sementara properti di tepi pantai dapat mencapai harga hingga Rp120 miliar. (Dok One Global Capital)

AYOJAKARTA.COM-- One Global Capital, platform pengembangan dan investasi properti global berbasis di Sydney yang dimiliki oleh Iwan Sunito Family office mengumumkan akuisisi lahan di kawasan Five Dock dengan nilai tanah Rp1,5 Triliun telah selesai 100%.

Aksi korporasi ini sekaligus menandai peluncuran proyek skala kota senilai AUD1,6 miliar (Rp19 Triliun) yang akan mencakup residensial, shopping centre, dan hotel.

Pendiri One Global Capital, Iwan Sunito mengatakan, dengan kepemilikan dan kendali penuh yang kini telah tercapai, Five Dock menjadi aset utama dalam strategi pengembangan mixed use project.

Baca Juga: Dikecam 7 Negara Teluk, Iran Nyatakan Tak Ingin Perang Tapi Kedaulatan Adalah Harga Mati

“Rampungnya akuisisi Five Dock merupakan momen krusial bagi One Global Capital. Kami kini dapat mengoptimalkan potensi proyek ini secara maksimal,” ujar diaspora asli Pangkalan Bun ini dikutip Selasa,  

Lahan premium seluas 1,4 hektare yang menawarkan pemandangan luas ke arah Kings Bay, lapangan golf, serta kawasan pusat bisnis (CBD) Sydney ini akan dikembangkan dengan konsep “city-within-a-city” yang dirancang untuk menetapkan standar baru bagi hunian perkotaan terpadu di Australia.

Sejalan dengan itu, pasar residensial di Five Dock menunjukkan pertumbuhan yang berkelanjutan, didukung oleh penerapan prinsip Transit Oriented Development (TOD) serta tingginya permintaan dari kalangan investor. 

Baca Juga: Samsung Galaxy Z Fold 8 Siap Lawan iPhone Fold? Pakai Teknologi Baru yang Bikin Lipatan Makin Mulus

Minat tersebut tidak hanya datang dari investor lokal, tetapi juga investor high net worth asal Indonesia yang membidik properti premium di pasar yang stabil, transparan, dan menawarkan pertumbuhan modal jangka panjang.

Proyek ini menandai kolaborasi antara Iwan Sunito dengan arsitek ternama dunia Koichi Takada, dan khusus untuk proyek ini, Iwan Sunito juga merangkul PTI Architect Indonesia bersama Buchan Australia dalam menggarap konsep master plan.

Sebelumnya, Koichi Takada adalah mitra designer Iwan Sunito, tokoh kreatif di balik sejumlah ikon hunian di Sydney seperti Infinity, Arc, dan Skye North Sydney.

Menurut Iwan, proyek ini akan tiga kali lebih besar dibanding Infinity di Green Square dan menjadi pengembangan terbesar yang pernah dilakukan dalam 25 tahun kariernya.

“Kami tidak sekadar membangun gedung, kami sedang menciptakan sebuah kota di dalam kota,” tuturnya. 

Koichi Takada mengungkapkan, konsep pengembangan proyek ini dilakukan dengan pendekatan desain yang menaturalisasi arsitektur, menghadirkan bangunan yang menyatu dengan alam, bukan terpisah darinya.

"Ruang publik dirancang dengan prinsip biophilic, memadukan lanskap yang luas dan terkurasi dengan baik," ungkap Koichi.

Setiap elemen dioptimalkan untuk memaksimalkan cahaya alami, sirkulasi udara, serta orientasi ke arah pemandangan air, guna menciptakan lingkungan yang mendukung kesejahteraan, keberlanjutan, dan interaksi sosial yang bermakna.

Sementara itu, Managing Director PTI Architect, Doddy Tjahjadi, yang di kenal sebagai pakar shopping centre designer di Indonesia merasa terhormat di pilih menjadi team Arsitek dan bekerja sama dengan Koichi Takada dan Phil Schoutrop dari Buchan.

Baca Juga: Hore! Jelang Lebaran 2026, Pemerintah Beri Diskon Tarif 30 Persen di Seluruh Ruas Tol Indonesia, Catat Jadwalnya

Selain itu, proyek Ini merupakan reuni dengan Iwan Sunito yang dulu adalah adik kelas saya di UNSW Bachelor of Architecture dan Master of Construction management.

“Bagi kami, ini merupakan tonggak strategis bagi arsitek dan konsultan Indonesia. Partisipasi firma arsitektur nasional dalam proyek berskala besar di negara maju seperti Australia menegaskan kapabilitas, kredibilitas, serta daya saing firma lokal di kancah internasional,” ujar Doddy Tjahjadi.

Kawasan terpadu ini akan menghadirkan 750 apartemen premium yang tersebar di lima menara, hotel berkapasitas 250 kamar dengan conference centre seluas 3.000 m², serta pusat ritel dan gaya hidup seluas 10.000 m².

Baca Juga: Viral Video Warga Amerika Serikat Marah Setelah Negaranya Serang Iran hingga Minta Trump Pergi: Tak Ada Perang Atas Nama Kami!

Pengembangan ini juga dilengkapi fasilitas kesehatan dan kebugaran, ruang terbuka hijau yang luas, berbagai fasilitas komunitas, serta ekosistem build-to-rent yang terintegrasi.

Reporter redaksi, Birny Birdieni
Editor Birny Birdieni