AYOJAKARTA.COM -- Memasuki pertengahan September, keluarga penerima manfaat (KPM) mulai diselimuti pertanyaan terkait jadwal pencairan bantuan sosial atau bansos.
Selain karena sudah memasuki pergantian bulan, pencairan bansos dipertanyakan karena kebutuhan masing-masing dari para KPM, khususnya PKH dan BPNT.
Penyaluran bansos membutuhkan rangkaian proses, maka kesadaran dan kesabaran dari para keluarga penerima manfaat sangat dibutuhkan.
Untuk menentukan KPM yang akan menerima penyaluran bansos, secara periodik pemerintah melakukan tahapan verifikasi kelayakan.
Bagi masyarakat telah dinyatakan layak dalam tahap verifikasi, secara otomatis namanya akan terdaftar pada aplikasi SIKS-NG sebagai calon penerima manfaat.
Berdasarkan pada hasil pengamatan yang terpantau melalui aplikasi SIKS-NG, status para KPM periode September masih belum sepenuhnya muncul.
Adapun tahapan-tahapan pada sistem SIKS-NG sebelum diterima KPM atau berstatus SI, meliputi hasil verifikasi, tahap cek rekening, SPM, serta SP2D.
Kemungkinan proses pencairan bansos untuk periode September-Oktober, diperkirakan akan mulai terlihat pada akhir bulan ini atau awal Oktober.
Namun demikian sejumlah bantuan sosial disamping PKH dan BPNT hingga hari ini juga masih terus disalurkan kepada para KPM.
Baca Juga: Daftar Besaran Uang Bansos yang Akan Diterima Para KPM Bulan Ini! Nominal BPNT dan PKH Bertambah?
Adapun jenis-jenis bantuan sosial yang hingga hari ini masih dalam proses penyaluran antara lain adalah Yatim-Piatu atau bansos Yapi.
Bansos Yapi periode bulan Juli-Agustus tersebut, diterima KPM dengan nominal bantuan Rp 400.000 atau Rp 200.000 setiap bulannya.
Jenis bansos kedua yang disalurkan pada pertengahan bulan September adalah Cadangan Beras Pemerintah sebanyak 10 kilogram bagi sekitar 22 juta KPM miskin ekstrem.
Jenis bansos selanjutnya yang masih akan terus disalurkan bagi para KPM adalah Keluarga Risiko Stunting atau KRS.
Para KPM yang terdaftar sebagai penerima manfaat bansos KRS akan mendapatkan bantuan berupa satu kilogram daging ayam serta 10 butir telur via PT Pos Indonesia.
Adapun jenis bansos keempat yang masih akan disalurkan kepada para KPM di pertengahan September ini adalah Program Indonesia Pintar atau PIP.
Bansos PIP disalurkan kepada para peserta didik yang sudah melakukan aktivasi rekening pada bulan Juni 2024 lalu.
Sementara bansos kelima yang disalurkan pada September 2024 di sejumlah wilayah Indonesia adalah BLT Dana Desa.
Mekanisme penyaluran BLT Dan Desa diberikan sesuai dengan hasil kesepakatan yang sebelumnya dilakukan oleh masyarakat serta pemangku wilayah setempat.
Setiap KPM BLT Dana Desa akan mendapatkan bantuan sebesar Rp 300.000 untuk setiap bulan, dan prosesnya menyesuaikan masing-masing wilayah.***