AYOJAKARTA.COM - Samsung tengah bersiap meluncurkan lini flagship terbarunya, Galaxy S26 Series, yang diperkirakan hadir awal 2026.
Namun, kabar terbaru justru membuat sebagian penggemar kecewa. Pasalnya, meski membawa baterai lebih besar, kecepatan pengisian daya dipastikan masih sama seperti generasi sebelumnya.
Pengisian Daya Masih 25W
Ice Universe itu salah satu leaker ternama asal Tiongkok yang dikenal akurat membocorkan informasi produk-produk Samsung, khususnya seri Galaxy membocorkan bahwa Galaxy S26 Pro dan S26 Edge akan tetap mengandalkan pengisian kabel 25 watt, sama seperti seri S25.
Baca Juga: Bocoran Xiaomi 17 Pro yang Siap Rilis Akhir September 2025, Punya Layar Belakang Sekunder Penuh
Padahal, kapasitas baterai meningkat menjadi 4.300 mAh untuk Pro dan 4.200 mAh untuk Edge. Artinya, waktu isi ulang bisa lebih lama.
Bahkan untuk Galaxy S26 Ultra, model regulasi di Tiongkok hanya menunjukkan dukungan 45 watt. Harapan pengguna untuk melihat peningkatan hingga 60 watt pun pupus.
Dengan begitu, Samsung akan memasuki generasi ketiga tanpa peningkatan signifikan di sektor charging, tertinggal dari pesaing Android yang mampu mengisi penuh kurang dari 30 menit.
Bocoran Desain Galaxy S26 Ultra
Selain isu daya, bocoran casing S26 Ultra juga menarik perhatian. Foto yang beredar menunjukkan ponsel dengan punch hole, empat sensor utama, laser fokus, dan lampu kilat.
Baca Juga: Review Motorola Moto Pad 60 Pro, Layak Dinobatkan Jadi Tablet Terbaik di Tahun 2025?
Desain layar tetap minim bezel dengan punch hole di bagian tengah atas. Casing hibrida tembus pandang itu memperlihatkan warna asli ponsel, sekaligus menyediakan perlindungan ekstra.
S26 Ultra kabarnya membawa layar 6,89 inci dengan teknologi baru dari Samsung Display. Meski ukurannya sama dengan S25 Ultra, rumor menyebutkan adanya fitur privasi berbasis AI yang membuat layar lebih sulit diintip orang lain.
Kamera dan Chipset Baru
Dari sektor kamera, bocoran menyebutkan tidak ada peningkatan besar dibandingkan S25 Ultra. Sistem kamera hanya akan mendapat modifikasi kecil, sehingga bisa mengecewakan pengguna yang menantikan fitur zoom lebih kuat atau kemampuan low light lebih baik.
Baca Juga: iPhone 17 Resmi Launching Tapi Malah Rugi Rp1,6 Triliun Dalam Satu Hari, Kok Bisa?
Namun, Samsung menaruh harapan besar pada Exynos 2600, chip 2nm pertama mereka yang diproduksi massal mulai bulan ini. Dengan GPU XClips 960, performanya diprediksi menyaingi Snapdragon 8 Elite Gen 5.
Stabilitas vs Inovasi
Secara keseluruhan, Galaxy S26 Series tampaknya lebih menekankan stabilitas dan efisiensi ketimbang lompatan inovasi besar.
Bagi pengguna yang menghargai konsistensi performa, seri ini tetap menarik. Namun, bagi yang menunggu terobosan di pengisian daya, kamera, atau desain, S26 mungkin terasa kurang memuaskan.***