Internasional

Viral! Bahas soal Kemerdekaan Palestina di Sidang PBB, Mic Presiden Prabowo Mendadak Mati, Diduga Sabotase dari Pihak Israel

Oleh: Desi Kris Selasa 23 Sep 2025, 10:53 WIB
Presiden Prabowo Subianto Pidato di Sidang PBB Senin (22/9/2025). (Sumber: YouTube Sekretariat Presiden)

AYOJAKARTA.COM - Viral video Presiden Prabowo Subianto saat berpidato dalam Sidang Tingkat Tinggi PBB, Senin (22/9/2025).

Dalam video itu diwarnai dengan insiden mikrofon mati saat Prabowo menyampaikan pidatonya.

Dikutip dari NTVnews.id, Prabowo Subianto berpidato selama tiga menit.

Namun di detik-detik terakhir suara Prabowo mendadak menghilang.

Baca Juga: Heboh Soal Kenaikan Gaji ASN yang Tertera Dalam Perpres Nomor 79 Tahun 2025, Menkeu Purbaya: Belum Dibahas!

Diketahui, saat itu Prabowo membahas soal Kemerdekaan Palestina.

"Kita harus mengakui Palestina sekarang, kita harus menghentikan bencana kemanusiaan di Gaza. Mengakhiri perang menjadi prioritas utama kita. Kita harus mengatasi kebencian, ketakutan. Kita harus mengatasi kecurigaan. Kita harus mencapai kedamaian yang diperlukan bagi keluarga manusia," isi pidato Prabowo.

Namun, saat detik-detik terakhir menuju tiga menit, mikrofon Prabowo mati sehingga apa yang disampaikan tidak terdengar.

Namun, setelah Prabowo selesai ia mendapat tepukan gemuruh dari para hadirin.

Baca Juga: GRATIS! Festival Bursa Kerja 2025, Temukan Peluang dan Wujudkan Masa Depan, Catat Tanggalnya

Menurut laporan X Clash Report, mikrofon yang digunakan Prabowo termute.

Gangguan teknis ini diduga adalah bentuk sabotase yang dilakukan pihak Israel.

“Kemungkinan sabotase Israel di PBB: Gangguan teknis mengganggu pidato Presiden Turki Erdogan dan Prabowo dari Indonesia pada konferensi tingkat tinggi tentang penyelesaian masalah Palestina dan penerapan solusi dua negara,” tulis Clash Report.

Bukan hanya Prabowo, peristiwa yang sama juga dialami oleh Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogam.

Baca Juga: Gandeng KNKT, Transjakarta Lakukan Audit dan Evaluasi Menyeluruh soal Operasional Layanan

Keduanya sama-sama membicara soal penyelesaian konflik Palestina dan mplementasi solusi dua negara di forum internasional tersebut.***

Reporter Desi Kris
Editor Desi Kris