Internasional

Apakah Youtube Masih Error? Ratusan Ribu Pengguna Sempat Tak Bisa Akses

Oleh: Katarina Erlita Rabu 18 Feb 2026, 16:37 WIB
Youtube Error. (Sumber: Pixabay/chiplanay)

AYOJAKARTA.COM - Platform berbagi video milik Google, YouTube, akhirnya kembali normal setelah mengalami gangguan teknis yang membuat ratusan ribu pengguna kesulitan mengakses layanan, baik melalui situs web maupun aplikasi.

Gangguan ini terjadi pada Selasa malam, 17 Februari 2026, dan berlangsung selama beberapa jam sebelum dinyatakan sepenuhnya teratasi.

Berdasarkan data dari Downdetector, lebih dari 350 ribu laporan masuk dari pengguna yang mengalami masalah.

Keluhan paling banyak berkaitan dengan aplikasi YouTube yang tidak bisa memuat halaman utama, sementara video yang sudah disimpan atau diakses melalui langganan masih dapat diputar.

YouTube mengonfirmasi bahwa sumber utama gangguan berasal dari sistem rekomendasi.

Akibat masalah ini, video tidak muncul di berbagai permukaan platform, termasuk beranda, aplikasi seluler, hingga layanan turunan seperti YouTube Music dan YouTube Kids.

Meski demikian, iklan tetap berjalan normal dan tidak terdampak gangguan tersebut.

Sekitar pukul 10 malam waktu Timur AS, YouTube menyatakan bahwa masalah telah diperbaiki.

Dalam pernyataan resmi di laman bantuan, perusahaan memastikan seluruh platform mulai dari YouTube.com, aplikasi YouTube, YouTube Music, YouTube Kids, hingga YouTube TV telah kembali beroperasi secara normal.

Pihak YouTube juga menyampaikan apresiasi kepada pengguna atas kesabaran mereka selama proses perbaikan berlangsung.

Sebelum perbaikan total diumumkan, YouTube sempat menyebut adanya laporan terbatas terkait kegagalan login ke YouTube TV.

Masalah tersebut disebut masih berkaitan dengan gangguan utama yang memengaruhi ekosistem YouTube secara keseluruhan.

Gangguan ini pertama kali dikonfirmasi melalui unggahan di X oleh akun resmi TeamYouTube.

Banyak pengguna kemudian membagikan pengalaman mereka, termasuk jurnalis dan kreator konten yang mendapati beranda kosong meski video individual masih bisa diputar.

Fenomena ini memicu beragam reaksi, mulai dari keluhan serius hingga candaan di media sosial tentang “YouTube Outage 2026”.

Wilayah Pantai Barat Amerika Serikat tercatat sebagai area yang paling terdampak, dengan puncak laporan terjadi sekitar pukul 5.45 sore waktu Pasifik.

Namun, laporan juga datang dari berbagai negara lain seperti India, Inggris, dan Argentina, menandakan bahwa gangguan ini bersifat global.

Dilansir dari Yahoo Finance, sekitar pukul 7.30 malam PST, YouTube menyatakan perbaikan telah selesai. Tak lama kemudian, jumlah laporan di Downdetector turun drastis hingga di bawah 5.000.

Insiden ini kembali menyoroti betapa krusialnya sistem rekomendasi bagi pengalaman pengguna YouTube, sekaligus dampak luas yang bisa terjadi ketika layanan digital berskala global mengalami gangguan teknis.***

Reporter Katarina Erlita
Editor Katarina Erlita