AYOJAKARTA.COM - Presiden Prabowo Subianto, menanggapi kebijakan terbaru Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang menetapkan tarif dagang sebesar 10 persen untuk seluruh negara.
Prabowo menilai kebijakan tersebut justru memberikan keuntungan relatif bagi Indonesia.
Angka tarif 10 persen tersebut, diklaim masih berada dalam batas yang bisa dikelola dan tidak memberatkan secara signifikan dibandingkan dengan potensi tarif yang lebih tinggi.
Bahkan, Prabowo dengan tegas mengatakan bahwa Indonesia siap menghadapi segala kemungkinan yang terjadi.
Baca Juga: 3 Juta KPM Baru PKH dan BPNT 2026 Belum Cair, Kemensos Ungkap Penyebabnya
“Saya kira ya menguntungkanlah ya. Kita siap untuk menghadapi segala kemungkinan,” ujar Prabowo dikutip dari kanal YouTube Kompas TV.
Hal ini tentunya, membuat Prabowo memberi respons positif soal pembatalan tarif global oleh Mahkamah Agung Amerika Serikat.
Hal ini akhirnya membuat Trump resmi menetapkan tarif dagang menjadi 10 persen.
"Kita hormati politik dalam negeri Amerika Serikat, ya kita lihat perkembangannya ya," katanya.
Sebagai informasi, penetapan tarif ini resmi ditandatangani oleh Trump pada Jumat waktu setempat.
Prabowo pun mengatakan, Indonesia sangat menghormati kedaulatan politik dalam negeri Amerika Serikat.
Bagi Indonesia, pemerintah optimistis langkah tersebut masih memberikan ruang kompetitif bagi produk dalam negeri di pasar AS.
Dengan sikap optimistis namun tetap waspada, Prabowo menegaskan komitmennya untuk melindungi kepentingan ekonomi nasional di tengah dinamika perdagangan dunia.***