AYOJAKARTA.COM - Upaya penanganan genangan air di kawasan Karet Semanggi, Jakarta Selatan, terus dilakukan secara intensif.
Sebanyak 400 personel Pasukan Pelangi dikerahkan untuk melakukan pengerukan Kali Krukut di Jalan Bendungan Udik, RW 04, Kelurahan Karet Semanggi, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan.
Pengerukan ini dilakukan guna meningkatkan kapasitas aliran air, terutama saat curah hujan tinggi.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wali Kota Jakarta Selatan, Muhammad Anwar.

Anwar menargetkan pengerukan Kali Krukut ini bisa rampung pada 10 Agustus 2026.
"Di lokasi ini biasa terjadi genangan hingga berkedalaman 70 sentimeter," ujarnya Anwar.
Dengan dilakukannya pengerukan aliran Kali Krukut hingga selokan ini diharapkan bisa mencegah terjadinya genangan.
"Minimal kalau memang terjadi genangan itu akan bisa cepat surut," katanya.
Anwar juga mengatakan bahwa upaya untuk mengatasi genangan ini akan terus dioptimalkan.

Untuk mendukung hal ini, Anwar juga mengingatkan kepada seluruh warga agar tidak mengokupasi area bantaran kali dan membuang sampah sembarangan karena bisa memicu terjadinya genangan dan banjir.
"Harus kita jaga sama-sama, kami dari pemerintah tidak henti-hentinya memberikan edukasi. Terlebih, sebentar lagi separuh harus dikelola dan hanya separuhnya yang dibuang ke TPST Bantar Gebang. Sekarang dalam tahap sosialisasi, per 1 Agustus sudah berlaku," jelasnya.
Sementara itu, Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Selatan, Santo mengatakan dalam kerja bakti berskala besar ini turut dikerahkan dua unit ekskavator amphibi dan 10 unit dump truck.

Ia mengatakan pengerjakan dilakukan mulai hari ini dan ditargetkan selesai pada 10 Agustus.
"Pengerukan terkendala adanya bangunan di tepian kali sehingga kita harus kerjakan hati-hati agar tidak longsor," ungkap Santo.
Lebih lanjut, Santo mengatakan pengerukan Kali Krukut ini ditargetkan dapat mengeruk 6.842 sedimen lumpur dan sampah.***