Jakarta Timur

Lebih dari 1.000 Warga di Jakarta Timur Rasakan Manfaat dari Instalasi Tanki Septik Komual Terintegrasi dengan Biogas

Oleh: Katarina Erlita Selasa 18 Nov 2025, 07:01 WIB
Warga Jakarta Timur Masak Menggunakan Biogas. (Sumber: Instagram.com/@dkijakarta)

AYOJAKARTA.COM - Upaya menghadirkan sanitasi yang layak, aman, dan berkelanjutan kini semakin terlihat nyata di Jakarta. Salah satu inovasi yang mulai memberikan dampak besar adalah instalasi tangki septik komunal terintegrasi biogas, yang kini telah dinikmati lebih dari 1.000 warga di Jakarta Timur.

Teknologi ini bukan hanya fokus pada pengelolaan limbah, tetapi juga menghasilkan energi ramah lingkungan yang dapat digunakan masyarakat.

Instalasi modern ini hadir di Gang Delta, RT 4 RW 8 Kelurahan Pekayon, Kecamatan Pasar Rebo, dan diresmikan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung pada 13 November 2025.

Baca Juga: Baru Pulang dari Luar Negeri? WNI Wajib Tahu! Ini Cara Aktifkan Lagi Data Kependudukan di Jakarta

Kehadiran fasilitas ini menjadi langkah besar dalam memperkuat sistem sanitasi berkelanjutan sekaligus mendorong pengelolaan lingkungan yang lebih sehat.

Dengan teknologi ini, limbah domestik tidak lagi menjadi sumber pencemaran, tetapi justru berubah menjadi energi alternatif berupa biogas.

Energi tersebut dapat digunakan warga untuk kebutuhan memasak sehingga mampu menghemat biaya rumah tangga hingga Rp1,2 juta per tahun dan mengurangi ketergantungan pada elpiji.

Selain itu, penggunaan tangki septik komunal ini membantu menekan praktik buang air besar sembarangan (BABS) yang selama ini menjadi masalah lingkungan di permukiman padat.

Baca Juga: Mengintip Canggihnya Smartboard yang Mulai Dibagikan Pemerintah ke 75 Persen Sekolah di Indonesia

Hasilnya, Jakarta Timur berhasil menekan angka BABS hingga 0%, sebuah capaian besar dalam program sanitasi kota. Implementasi instalasi ini membawa sejumlah manfaat penting:

  • Mengurangi risiko penularan penyakit berbasis lingkungan seperti bakteri E.coli.
  • Meminimalkan pencemaran air dan tanah.
  • Menghadirkan lingkungan permukiman yang lebih bersih, sehat, dan layak huni.

Hingga kini, proyek biogas komunal di Jakarta Timur telah melayani 439 kepala keluarga atau sekitar 1.439 jiwa di tiga titik utama:

  • Kelurahan Pekayon: 55 KK (189 jiwa), dilengkapi 10 tungku biogas.
  • Rusunami Bidara Cina: 336 KK (1.008 jiwa), dilengkapi 20 tungku biogas.
  • Kelurahan Rambutan: 45 KK (227 jiwa), dengan 10 tungku biogas.

Pemerintah juga terus membangun sistem serupa di wilayah lain untuk memperluas dampaknya. Melalui inovasi ini, Jakarta membuktikan bahwa pengelolaan limbah yang tepat dapat memberikan manfaat ganda yaitu melindungi lingkungan sekaligus menghasilkan energi terbarukan.

Dengan semakin banyaknya instalasi tangki septik komunal yang dibangun, harapannya seluruh warga kota bisa menikmati sanitasi aman dan lingkungan yang lebih sehat. Karena Sanitasi aman = kesehatan bersama yang terjamin.***

Reporter Katarina Erlita
Editor Katarina Erlita