AYOJAKARTA.COM - Pemprov DKI Jakarta tengah bersiap untuk mengganti ratusan angkot tua dengan Mikrotrans listrik.
Diketahui, ada sekitar 100 unit angkot tua yang akan diganti dengan Mikrotrans listrik.
Tentunya hal ini akan membuat pengemudi dan penumpang lebih nyaman dan aman.
Menariknya, Mikrotrans listrik ini sudah dilengkap dengan AC, CCTV, GPS, hingga fitur-fitur keselamatan yang canggih.
Rencana pergantian angkot tua dengan Mikrotrans listrik ini akan dilakukan dalam dua tahap.
Ada 50 unit Mikrotrans listrik yang akan mulai beroperasi pada Desember 2025.
Sedangkan 50 unit lainnya akan menyusul di tahun 2026.
Pergantian ini dilakukan Pemprov DKI Jakarta sebagai upaya peremajaan salah satu transportasi umum di ibu kota dengan tujuan untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan penumpang, serta ramah lingkungan.
Baca Juga: Baru Pulang dari Luar Negeri? WNI Wajib Tahu! Ini Cara Aktifkan Lagi Data Kependudukan di Jakarta
Nantinya, akan 1.000 sopir yang mengikuti pelatihan sebelum terjun ke lapangan untuk mengemudi Mikrotrans ini.
Bagi sopir lama yang lulus pelatihan akan mendapat prioritas untuk mengemudikan unit baru.
Mereka akan mendapat bekal dari pelatihan meliputi Defensive Driving, Service Excellent, Safety & Emergency, Digital Ticketing, dan Etika Profesi.
Di sisi lain, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan bahwa program ini tidak akan mengurangi jumlah sopir yang sudah ada.***

Share this article
Pemprov DKI Jakarta akan ganti 100 angkot tua dengan Mikrotrans listrik per Desember 2025.