AYOJAKARTA.COM – Usai libur panjang hingga Tahun Baru Imlek 2026, Terminal Kampung Rambutan, Ciracas, Jakarta Timur, masih ramai dipadati arus balik pada Rabu, 18 Februari 2026.
Kepala Terminal Kampung Rambutan, Revi Zulkarnain, menyebutkan arus balik di Terminal Kampung Rambutan berasal dari berbagai daerah, yakni Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Sumatera, seperti Tegal, Brebes, Pekalongan, Kuningan, Indramayu, Lampung, Padang, Riau, dan daerah lainnya.
Lebih lanjut, ia menyebutkan puncak arus balik terjadi pada pukul 04.00–06.30 WIB.
"Sejak pukul 00.00 hingga 09.00 pagi ini, jumlah kedatangan di Terminal Kampung Rambutan sebanyak 559 penumpang dengan menggunakan 25 bus AKAP. Sedangkan untuk keberangkatan sebanyak 149 penumpang dengan 14 bus AKAP," ujarnya.
Revi merinci, pada 13 Februari tercatat kedatangan sebanyak 855 penumpang, 14 Februari 760 orang, 15 Februari 624 penumpang, 16 Februari 828 penumpang, dan 17 Februari 977 penumpang.
"Adapun jumlah keberangkatan pada 13 Februari sebanyak 1.922 penumpang, 14 Februari 1.258 orang, 15 Februari 944 penumpang, 16 Februari 557 penumpang, dan 17 Februari 479 penumpang," terangnya.
Arus Balik KAI Ikut Meningkat
Selain moda transportasi bus, arus balik juga terjadi pada transportasi kereta api. PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat adanya peningkatan jumlah penumpang yang tiba di sejumlah stasiun besar di Jakarta, seperti Stasiun Pasar Senen, Gambir, dan Jatinegara.
Berdasarkan data KAI Daop 1 Jakarta, pada periode arus balik pasca libur panjang dan Imlek 2026, tingkat okupansi kereta jarak jauh dari wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur menuju Jakarta mencapai lebih dari 90 persen.
Puncak kedatangan penumpang tercatat terjadi pada H+1 hingga H+3 libur panjang.
KAI juga memastikan operasional berjalan normal dengan penambahan rangkaian kereta pada beberapa perjalanan guna mengantisipasi lonjakan penumpang.
Dengan meningkatnya mobilitas masyarakat baik melalui jalur darat menggunakan bus maupun kereta api, arus balik pasca libur panjang Tahun Baru Imlek 2026 di Jakarta diperkirakan masih akan berlangsung hingga beberapa hari ke depan.***