AYOJAKARTA.COM - Simak tujuh hikmah kurban di Hari Raya Idul Adha yang wajib diketahui oleh umat Islam.
Sebagai umat Islam yang tahun ini akan berkurban, kita harus lebih dulu mengetahui hikmah kurban.
Berikut hikmah kurban yang perlu dipahami, salah satunya yaitu meneladani ketaatan Nabi Ibrahim.
Baca Juga: Tata Cara dan Niat Mandi Idul Adha hingga Adab Serta Keutamaannya
Seperti dilansir AyoJakarta.com dari AyoBandung.com dengan judul "7 Hikmah Qurban di Idul Adha Bagi Umat Islam."
Pada bulan Dzulhijjah terdapat hari yang istimewa bagi umat muslim selain ibadah Haji, yakni seluruh umat Islam akan melaksanakan sholat Idul Adha dan juga berkurban.
Berkurban bukan hanya sekedar menyembelih kambing atau sapi, tetapi ada banyak hikmah qurban di Idul Adha yang dapat dirasakan oleh umat muslim.
Baca Juga: Begini Tata Cara Berbuka Puasa Dzulhijjah, Makan Minum Secukupnya dan Tidak Bermewah-Mewahan
Qurban atau biasa disebut kurban, merupakan salah satu ibadah yang wajib dilakukan bagi umat Islam yang mampu melaksanakannya sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT.
Perintah berkurban ini sebagaimana firman Allah dalam Al-Qur'an yang berbunyi "dirikanlah sholat dan berkurbanlah" (Q.S. al-Kautsar: 2).
Oleh karena itu untuk umat muslim yang akan berkurban, inilah 7 hikmah qurban di Hari Raya Idul Adha 2022.
• Meneladani Ketaatan Nabi Ibrahim
Hikmah qurban pertama yang dapat dipetik ialah bagaimana umat Islam melihat ketaatan Nabi Ibrahim pada saat Allah memerintahkan kepadanya untuk menyembelih putra semata wayangnya yang sangat ia sayangi, Ismail.
Ketaatan Nabi Ibrahim dan Ismail bahkan diabadikan oleh Allah SWT di dalam Al-Qur'an surat as-Saffat ayat 102-107.
Baca Juga: 10 Tata Cara Berbuka Puasa Dzulhijjah, Disunahkan Makan Kurma dan Minum Air Zamzam
• Meningkatkan Ketakwaan
Hikmah selanjutnya adalah sebagai sarana untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT dengan cara berkurban.
Hal tersebut dikarenakan qurban bukan sekadar menyembelih hewan qurban dan membagikan dagingnya untuk orang yang membutuhkan. Namun dengan berkurban, kita akan mendapatkan ketakwaan di sisi Allah SWT.
Sebagaimana firman Allah SWT dalam surat al-Hajj ayat 37 yang artinya "Daging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridhaan) Allah, tetapi dari ketakwaan dari kamulah yang dapat mencapainya."
Baca Juga: Ketahui Tata Cara Berbuka Puasa Dzulhijjah, Baca Basmalah Hingga Jangan Sampai Kekenyangan
• Sebagai Bentuk Syiar Islam
Selanjutnya ialah hikmah syiar Islam. Karena dari berkurban, hikmah ketiga yang bisa kita ambil adalah sebagai wujud syiar agama Islam.
Selain itu dengan melaksanakan qurban, ini menjadi pertanda ketaatan kita akan perintah Allah dan Rasul.
Baca Juga: Sejarah Idul Adha, Kisah Teladan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail hingga Turunnya Perintah Kurban
• Rasa Syukur Kepada Allah SWT
Melaksanakan ibadah kurban di Bulan Dzulhijjah merupakan bentuk syukur umat muslim kepada Allah atas segala kenikmatan yang telag diberikan.
Sebagaimana firman Allah SWT yang terdapat di dalam surat al-Baqarah ayat 152, yang artknya "Allah akan selalu mengingat (kamu), karena kamu selalu mengingat akan nikmat dan ingin mengingkarinya."
Baca Juga: Sejarah Idul Adha, Kisah Teladan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail hingga Turunnya Perintah Kurban
• Membahagiakan Kaum Dhuafa
Daging yang didapatkan dari menyembelih hewan qurban akan dibagikan kepada saudara kita kaum dhuafa.
Sejalan dengan itu, kaum dhuafa akan sangat bahagia ketika kita berbagi qurban kepada mereka.
Dikarenakan Islam mengajarkan umatnya untuk senantiasa berbagi kepada sesama, terlebih kepada kaum yang membutuhkan, maka hal ini bisa menjadi hikmah dari berkurban.
Baca Juga: Bagaimana Hukum Kurban bagi Anak Kecil yang Belum Baligh, Ini Penjelasannya Menurut Hadist
• Mendekatkan Diri Kepada Allah SWT
Berkurban sendiri sudah dianggap sebagai realisasi dari taqarrub ilallah atau cara untuk mendekatkan diri kita kepada Allah.
Melalui berkurban atau bisa dikatakan mengerjakan apa yang diperintahkan dan menjauhi larangan Allah, maka kita akan semakin didekatkan kepada-Nya.
• Sebagai Saksi Amal Kebaikan di Akhirat
Himah terakhir dari berkurban, umat Muslim akan mendapatkan balasan di hari kiamat nanti.
Hewan yang dikurbankan akan menjadi tunggangannya dan membantu saat melintasi jembatan shiratal mustaqim nantinya. Sehingga qurban akan menjadi saksi amal kebaikan kita.
Seperti dikutip dari buku Hikmah di Balik Perintah dan Larang Allah oleh Alaidin Koto, Rasulullah SAW pernah menjelaskan hal tersebut.
Baca Juga: 5 Alternatif Pembungkus Daging Kurban Pengganti Kantung Plastik
“Tidak ada amalan yang dikerjakan anak Adam ketika hari (raya) kurban yang lebih dicintai Allah SWT dari mengalirkan darah. Sesungguhnya pada hari kiamat ia akan datang dengan tanduk-tanduknya, kuku-kukunya dan bulunya. Sesungguhnya darah tersebut akan sampai kepada Allah SWT sebelum jatuh ke tanah, maka perbaguslah jiwa kalian dengannya.” (HR. Ibnu Majah)
Demikian pembahasan mengenai 7 hikmah qurban di Idul Adha bagi umat Islam yang akan merayakannya di bulan Dzulhijjah ini.*** Mohammad Rafel Nizam (AyoBandung.com)